3 💟

6.7K 633 34
                                    

Sesuai janji Lisa hari ini dia akan ikut dengan Irene ke Seoul. Semalam dia sudah membeli dua tiket pesawat one way. Lisa juga sudah mengajukan surat pengunduran diri di kantor nya. Dia adalah salah satu lawyer terbaik di kantor nya. Jabatan nya juga sudah bagus yakni sebagai senior.

"Aku akan menetap selama tiga hari." Ucap Lisa kepada Irene tadi malam, sambil merapikan koper nya yang sudah terisi penuh dengan pakaian.

Lisa memang sudah sering bepergian ke luar negeri terutama ke Singapure dan Jepang. Tapi untuk pergi ke Korea, ini adalah yang pertama kali. Sebelum nya dia selalu menolak saat ditugaskan ke Korea.

"Apa suami mu tidak menjemput?" Tanya Lisa sesaat setelah keluar dari terminal kedatangan bandara Incheon.

"Om Suho sedang pergi ke Busan nak, ada janji dengan klien. Tapi besok pagi juga pulang kok." Jawab Irene. Sambil memesan taksi. Tak lama kemudian taksi datang lalu keduanya memasuki taksi itu. "Kita diundang keluarga Jeon untuk makan malam di rumah nya besok."

"Baik lah." Kawan Lisa dengan singkat. 'Semoga saja si Jeon itu tidak menyebalkan!' Seakan memiliki firasat buruk, atau mungkin hanya pikiran Lisa saja.

Lisa dan Irene tiba di rumah nya sekitar pukul satu siang. Karena ini adalah hari Jumat, jalanan masih sepi. Mungkin akan ramai di jam pulang kantor nanti.

Lisa memasuki sebuah rumah berukuran sedang yang bercat serba putih dan abu-abu. Pasti harga nya sangat mahal karena berada di kota megapolitan Seoul. Halaman nya tidak terlalu luas tapi masih bisa ditempati tiga buah mobil. Saat ini hanya terparkir dua mobil karena milik Suho sering digunakan.

Lisa membayangkan kehidupan Yeri sangat bahagia karena tinggal bersama kedua orang tua nya. Irene bercerita bahwa Yeni adalah anak yang riang dan menjadi happy pill untuk keluarga nya. Namun Lisa sangat menyayangkan kenapa Irene memaksa adik nya menikah di usia muda. Bahkan Yeri hanya menamatkan sekolah SMA tanpa kuliah.

"Lisa, amma akan pergi ke rumah Jungkook sebentar. Amma ingin menjenguk Soobin. Tidak apa-apa kan jika di rumah sendiri?" Tanya Irene. Dia sudah mandi beberapa menit yang lalu.

"Its ok ma, aku akan pergi berkeliling." Jawab Lisa. Dia sudah mencatat tempat mana saja yang ingin didatangi

"Benarkah? Apa tidak apa-apa pergi tanpa amma?" Tanya Irene.

"Tentu saja aku sudah dewasa." Jawab Lisa.

Akhir nya Irene menyetujui nya. Sebenarnya dia sangat ingin mengajak Lisa ke rumah Jungkook. Tapi dia pikir lagi lebih baik besok malam saja sekalian perkenalan secara resmi. Akhir nya Irene pun pergi sendiri, dia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan cucu nya.

"Apa yang akan aku lakukan? Aku sangat bosan." Ucap Lisa sambil melihat-lihat sesuatu di ponsel nya. "Waah kelihatan nya enak. Tempat nya tidak terlalu jauh, ke sana ah."

.
.

Di tempat lain, saat ini Jungkook sedang berbelanja kebutuhan bulanan. Untuk pertama kali nya dia berbelanja sendiri setelah Yeri tidak ada.

"Iya ma, Jungkook hanya pergi sebentar... Iya... Soobin bersama baby sitter... Hemm, amma Irene sedang dalam perjalanan ke rumah. Oke mah, bye..." Jungkook menelpon nya, sepertinya itu adalah telpon dari Jieun.

Selain pergi berbelanja Jungkook juga janjian dengan beberapa teman nya, makan di sebuah restoran yang ada di mall. Setelah memasukan barang belanjaan nya ke dalam mobil, Jungkook kembali ke dalam mall.

"Waah ini dia, akhir nya datang juga." Teman-teman Jungkook menyambut kedatangan nya.

"Apa kabar nya semua?" Tanya Jungkook. Sebenarnya mereka sudah bertemu minggu lalu di pemakaman Yeri.

JEON'S WIFETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang