22 💟

4.3K 430 57
                                    

Siang ini Jennie janji akan mengunjungi Rosé di kantor nya saat jam makan siang. Karena Taehyung sedang pergi ke luar negri sendiri untuk urusan bisnis.

"Kenapa kau tidak ikut dengan Taehyung?" Tanya Rosé, sambil membuka bungkus makanan yang sudah dibelikan oleh sekertaris nya. Rosé memang jarang keluar untuk makan siang jika tidak bersama Jimin.

"Banyak sekali yang harus aku selesaikan disini. Lagi pula aku sudah menyiapkan semua kebutuhan nya di Toronto." Jawab Jennie.

"Padahal banyak tempat yang bagus di Canada, sayang sekali." Ucap Rosé.

"Its oke mungkin lain waktu." Jennie dan Rosé menyantap makan siang nya dengan lahap. Kedua nya memang memiliki selera yang sama dalam makanan, music, film, dan fashion. Karena itu lah mereka sangat cocok meskipun berbeda status sosial.

Terlebih saat ini Taehyung memberikan nya credit card dengan limit yang sangat besar, Jennie bisa membeli barang-barang branded yang ia mau.

"Rosé aku ingin mengatakan sesuatu, ini tentang Nay~" belum sempat menuntaskan kalimatnya tiba-tiba saja pintu ruangan Rosé terbuka.

"Sorry Rosé aku telat. Oh my God Jennie ada disini juga?" Nayeon datang dengan membawa dua buah paperbag bertuliskan Ysl. "Pas sekali aku membawakan hadiah untuk kalian." Ia memberikan kepada Rosé dan Jennie masing-masing satu paperbag.

"What is this?" Rosé membuka isi paperbag itu.

Begitu pun dengan Jennie.

"Wah bukan kah ini baru launch kemarin?" Tanya Rosé

"Ya, aku membeli tiga dengan warna yang berbeda." Jawab Nayeon. Sambil mengambil satu makanan yang memang sudah disediakan oleh Rosé.

"Thank you sweat heart." Rosé mencium pipi Nayeon.

"Welcome." Jawab Nayeon.

"Thanks Nay." Berbeda dengan Rosé, Jennie hanya tersenyum. Ia juga tidak menyangka ternyata Rosé mengundang Nayeon juga. 'Pantas saja makanan nya ada tiga.'

Nayeon mengangguk sambil tersenyum. "Wah daebak makanan nya sangat lezat!" Ucap nya.

"Yah ini rekomendasi dari Jimin, ia sering makan di restoran ini bersama Jungkook." Jawab Rosé.

'Ini waktu yang tepat, aku harus memanfaatkan Rosé untuk merusak hubungan Jungkook dan Lisa.' batin Nayeon. Pikiran nya dipenuhi dengan banyak sekali rencana. "Oh kau calon adik ipar yang baik." Ucap Nayeon sambil terkekeh.

"Jangan mulai lagi." Ucap Rosé, sambil tersenyum.

"Tapi sungguh, kau sangat pantas bersama Jungkook, Rosé." Ucap Nayeon lagi. Tujuan nya untuk mendorong Rosé agar mau mendekati Jungkook. 'Aku akan lebih mudah mengambil Jungkook dari Rosé.'

"Sebaiknya jangan Rosé, Jungkook sudah menikah dan kau juga mempunyai Jimin." Ucap Jennie, sejak tadi ia memang sangat kesal mendengar setiap penuturan Nayeon.

"Bukan kah kau yang memulai? Kenapa sekarang berubah?" Ekspresi wajah Nayeon berubah.

"Ya, dan aku menyesal. Jika Jungkook dan Lisa berpisah maka Taehyung akan memiliki kesempatan untuk kembali dengan Lisa. Dan itu akan menjadi mimpi buruk bagi ku." Jennie menjawab dengan jujur.

"Ah, benar. Aku tidak ingin membahayakan hubungan Jennie. Lagi pula Nay, aku tidak benar-benar menyukai adik mu. Hanya sebatas mengagumi nya. Aku tidak akan mengganti Jimin dengan siapa pun." Ucap Rosé.

'mereka tidak bisa diandalkan aku harus memikirkan rencana lain' Batin Nayeon. Terserah kalian saja. Lagi pula aku memiliki sebuah rencana." Nayeon tersenyum smirk.

JEON'S WIFETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang