Pagi ini Rachel sudah dibuat pusing dengan segerombolan penghuni kelas yang mengerubunginya hanya untuk menanyakan bagaimana ia bisa dekat dengan Yoshi dan bagaimana bisa ia bertanding dengan ketua OSIS yang merangkap jadi pemain basket sekolah, segitu terkenalnya Yoshi hingga ia bahkan jadi topik hangat disekolah saat ini ?
Rachel terus menghela napasnya sembari menutup kedua telinganya dari pertanyaan teman sekelasnya terlebih lagi haechan mulut lelaki ini cerewet sekali
"Chan suara Lo kecilin dikit Napa" kali ini somi yang berbicara, kadang Rachel berpikir somi adalah sahabat yang bisa diandalkan walau kadang ia lebih gila dibanding Rachel
"Gua yakin kali ini rachel gak bakal bucin lagi ke haruto" haechan kembali menyuarakan pendapatnya
Seisi kelas menatap rachel horor akibat pernyataan haechan barusan, mereka meminta penjelasan dari rachel
"Denger ya gua tuh cuma uji coba kemampuan gua main basket, jangan percaya omongan haechan" ucap rachel menjelaskan
"Tapi ya hel sebenernya malah bagus kalau lo suka sama yoshi secara dia kan baik perhatian juga ,ya gak" ucapan somi yang mendapat anggukan dari teman sekelasnya,lihat somi sudah berulah sekarang
"Gini aja kita buat taruhan" sahut haechan yang langsung menggebrak meja, seisi kelas memandangnya penasaran
"Kita taruhan siapa yang dukung haruto bakal jadian sama rachel kasih 5 ribu ke gua dan yang dukung yoshi juga begitu" jelas haechan
"Trus kalau duitnya kekumpul mau diapain" pertanyaan bodoh dari echa
"Ya kita traktir pihak yg menang dong kalau tim haruto yang menang duitnya bakal ke tim mereka begitu juga sebaliknya" ucapan haechan langsung disambut meriah dari seisi kelas
"Nih uang gua tim yoshi"
"Gua juga tim yoshi"
"Gua ikut tim yoshi juga deh"
Semua sibuk mengeluarkan uang 5 ribuan dan disodorkan ke haechan ,sedangkan lelaki itu sibuk mencatat uang dari tiap tim
Rachel pasrah teman sekelasnya terlampau aneh " gak ada yang mau tim rachel haruto gitu " ucap rachel memelas
Entah teman temannya yang takut rugi karna harus mentraktir atau mereka yang tidak yakin haruto akan menyukai rachel yang jelas tidak ada yang mendukungnya sekarang
Semua hening saling memandang sekiranya ada pihak yang mendukung haruto,sampai uang 10 ribu disodorkan ke hadapan haechan
"Gua tim haruto" seisi kelas menatap doyoung bangga " gua yakin sih mereka bakal jadian" ucap doyoung kikuk ,ya jelas doyoung mendukung haruto dia teman olimpiade nya.
"Nah doyoung ini paling bener, tenang doy gua teraktir lo kalau menang" ucap rachel
Seisi kelas kembali heboh dengan teori teori dari tim siapa yang akan menang, hingga guru yang mengajar datang dan semua kembali hening.
◀◀◀◀
Jam istirahat rachel kembali terganggu atas pertanyan yang sahabat nya lontarkan siapa lagi jika bukan somi dan echa
"Gua tanya serius hel lo bener deket sama yoshi " echa kembali menayangkan pertanyaan itu
Rachel menghela napasnya " enggak , lagipula mana bisa gua menduakan haruto"
"Saran gua sih bagusnya lo deketin yoshi deh " ucap somi mempromosikan yoshi "pertama yoshi tuh ganteng , baik, pinter, ketua osis pula gak kalah populer dari haruto"
" Bener tuh yoshi cowo sempurna percaya gua deh" sahut echa
Rachel memutar bola matanya malas melanjutkan memakan bakso yang mereka pesan tadi
"Gini ya , pertama gua cuma mau haruto dan kedua gua gak mau percaya ke kalian musyrik tau"
KAMU SEDANG MEMBACA
Impossibility [Haruto]
Novela JuvenilSejak awal kisah kita memang sudah tidak wajar hanya ada aku yang terus mengejar dan kau yang selalu menghindar "sampai bambu kuning belum melengkung gua gak bakal nyerah buat ngejer manusia bernama haruto"-Rachel End:27/7/2021
![Impossibility [Haruto]](https://img.wattpad.com/cover/232208153-64-k458629.jpg)