13 || Shut Up

144 29 2
                                        

Liburan musim panas terasa sangat singkat bagiku, tahun ke-5 akan kujalani kurang dari seminggu lagi. Aku belum ingin bertemu dan berhadapan dengan si bebek pink karena aku tau dia sangat menyebalkan. Aku juga tidak mau jika harus kena detensi menulis menggunakan pena keramat si bebek karena ketahuan bergabung dengan Dumbledore Army dan ditangkap oleh babunya yang disebut inquisitorial, dan lebih parahnya lagi si Malfoy akan bergabung dengan grup itu untuk mengusik ketenangan Harry dan yang lainnya. Sejujurnya aku sangat tidak menyukai Malfoy di tahun ke-5 karena ia sangat semena-mena dengan menjadi anggota inquisitorial dan prefek asrama nya. Aku sangat ingin merubah alurnya tapi aku tidak mau merusak ceritanya karena terlalu berbahaya, tapi tak apalah jika tidak terlalu besar dan sangat membantu pastinya.

Aku menjadi penyihir terbaik di tahun ke-4 ku dan menggeser posisi Hermione dan Malfoy menjadi di bawahku, aku tahu pasti Hermione sedikit kesal karena aku mengalahkan nya tapi aku yakin ia tidak akan membenciku karena itu dan aku sudah mengutarakan nya di surat saat musim panas. Aku dan Hermione bertukar surat selama liburan musim panas dan aku juga tahu bahwa Hermione dan Ron menyembunyikan sesuatu dari Harry dan ia tak memberi tahuku tetapi aku sudah mengetahui nya yang pasti.

Aku berjalan menyusuri gerbong kereta mencari kompartemen yang berisi teman-temanku. Aku berharap tidak berpapasan atau tidak sengaja menabrak seseorang terutama Malfoy karena aku sedang tidak ingin berurusan dengan siapapun dan sepertinya waktu sedang berpihak padaku karena aku menemukan kompartemen teman-teman ku tanpa harus berurusan dengan siapapun.
Aku membuka pintu kompartemen dan langsung disambut dengan baik oleh temanku, aku tahu mereka sedang membicarakan tentang orde Phoenix dan mereka pikir aku tidak mengetahui nya.

Aku duduk di hadapan mereka bertiga dan Hermione berpindah ke sebelahku "Hai Harry, Hermione, dan Ron pastinya" sapaku

"Hai juga Hydra, bagaimana kabarmu?" Tanya Hermione

"Baik, kau dan Ron menjadi seorang prefek asrama bukan?"

"Bagaimana kau tahu?" Tanya Ron

Kurasa basa basi sudah cukup, aku langsung bertanya pada inti Maslaah "Aku serba tahu Ron" kataku "Jadi Ron, Hermione apakah Harry sudah mengetahui semuanya? Tentang orde Phoenix maksudku"

Hermione terperangah "Ma-maksudmu? Mengapa kau seperti tahu akan semuanya? Kau seorang legilimens?"

"Tidak juga. Sudah kubilang bukan bahwa aku serba tahu" aku memandang Harry yang sepertinya ia juga terkejut dengan pengakuan ku.

"Dan Harry, sidangmu berjalan baik bukan?"

Harry semakin terkejut "Kau mengetahui tentang sidangku juga? Kenapa kau seperti mengetahui semuanya?"

"Kau tidak perlu tahu, tapi kalian harus berhati-hati karena kurasa kementerian akan ikut campur dalam sistem Hogwarts" ucapku dengan seringai khas tentunya "Sudah jangan bingung seperti itu, ayo turun karena kita sudah sampai"

Aku dan ketiga temanku turun dari kereta, aku tahu bahwa setelah ini akan berpapasan dengan Malfoy dan aku sudah siap dengan itu. Dan benar saja ia muncul bersama temannya. Dan sepertinya ia tidak menyadari keberadaan ku.

"Aku terkejut kementerian tetap mengizinkan mu bebas berkeliaran Potter, nikmati selagi bisa. Kurasa sudah tersedia penjara dengan namamu di Azkaban" Harry tersulut emosi "Apa yang kubilang? Benar-benar gila"

"Menjauh dariku" Harry membentak Malfoy

Ron menahan Harry "Itu hanya Malfoy. Apa yang kau harapkan?"

Aku benar-benar tidak bisa menahan kata-kata ku lagi yang sudah diujung lidah "Kurasa nama ayahmu yang sudah tersedia di Azkaban Malfoy" kataku sedikit berteriak dan banyak orang yang memperhatikan ku.

HyDracoTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang