"Kapten kita berhasil menyergap mereka dan menahan beberapa anggota komplotan dari organisasi terkait"
"Bagus.Lalu bagaimana dengan sandera ? Apa dia sudah diamankan ?"
"So..soal dia..."
"Kenapa ?"
"Maafkan kami,dia sudah terbunuh sebelum kami sempat menyelamatkannya"
"Apa ? Kalian bilang apa tadi ? Terbunuh ??" Tubuh Jyuto menegang seketika saat medengar kabar kalau adik dari orang yang dikenalnya sudah tiada
"Kami benar-benar minta maaf,Kapten" Para bawahannya semua langsung menundukkan kepalanya
"Cepat urus pemakamannya"
"Baik..."
"Sial..sial..sial" Jyuto menjatuhkan apapun yang ada didekatnya
"Dimana kau Riou ? Mau sampai kapan kau bersembunyi"
"Aku dengar penyergapan mereka berjalan lancar dan kau berhasil menangkap para badit-bandit itu.Kerja bagus,kau memang selalu bisa diandalkan"
"Aku hanya menjalankan tugas yang semestinya aku kerjakan"
"Ayah bangga padamu,Jyuto"
"Ayah boleh aku bertanya sesuatu ?"
"Tentu.Tanyakan saja apa yang ingin kau ketahui" Pria paru baya itu menatap anaknya bangga
"Apa ayah tahu keberadaan Riou saat ini ? Anak itu sudah lama menghilang"
"Maksudmu anak dari mendiang Jendral Busujima ?"
"Ayahkan tahu dia temanku,kami bahkan masuk pelatihan dan devisi yang sama.Setelah kematian Ayahnya dia seperti menghilang ditelan bumi,tidak ada yang tahu dimana keberadaanya.Aku sudah mencarinya bahkan hampir menyerahkan semua anggotaku mencari disekitar kota-kota di Jepang tapi tetap tidak ditemukan"
"Kau mengkhawatirkan anak itu ? Sejujurnya Ayah juga tidak tahu dia dimana,seperti yang kau katakan tadi setelah kepergian mendiang Ayahnya dia menghilang bahkan kediamannya hancur.Ayah akan usahakan mencarinya lagi dan kalau menemukannya akan Ayah beritahukan padamu"
"Terimakasih,Ayah"
"Lalu soal Samatoki ? Apa dia sudah sadar ?"
"Aku tidak tahu.Entah sampai kapan dia akan bangun dari tidurnya,keluarganya seperti menyembunyikannya dan tidak ingin yang lain tahu tentang anaknya.Aku sering mengunjungi rumah sakit dimana dia dirawat tapi selalu di halang penjaga disana jadi aku hanya melihat dari balik kaca dan melihat tubuhnya yang masih terbaring"
"Sebenarnya Ayah juga bingung dan merasa aneh kenapa dia bisa tidur begitu lama,bahkan pengobatan medis tidak berpengaruh pada tubuh untuk pemulihannya,seperti ada sesuatu yang dirahasiahkan"
"Ayah menyadari apa yang aku sadarikan ? Seolah-olah dia dipaksa untuk tetap disana dan seperti diketahui posisi Samatoki saat itu sedang sangat tinggi dan banyak petinggi bahkan keluarganya sendiri yang ingin menyelenyapkannya"
"Ayah tahu sesuatukan ? Katakan apapun kalau Ayah mengetahui apa yang tidak aku ketahui"
"Tidak tahu,aku tidak tahu apa-apa"
"Sungguh ? Kau tidak bisa mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi padanya ? Ayolah,cari tahu apa yang terjadi pada kedua temanku"
