#11

478 32 1
                                        

"Kosongkan jadwalku mulai dari siang nanti,aku sedang tidak ingin menemui siapa-siapa" Ucap Jaha meletakan kertas-kertas yang tadi dibacanya ke meja

"Baik.." Riou mengangguk paham

Pintu ruangan Jeha terbuka dan masuklah seseorang yang dikenalnya yang tidak lain adalah Jooin.

"Jeha..Jeha aku datang" Jooin merenggangkan tangannya dan langsung memeluk tubuh Jeha

"Aku merindukanmu.."

"Singkirkan tanganmu" Jeha melepaskan pelukan Jooin ditubuhnya

"Kau tidak merindukankukah ??" Tanya Jooin

"Rindukan saja pacarmu sana"

"Hey ayolah,aku sudah tidak membutuhkanku lagikah ? Hmm yakin kah ??" Jooin menggeliat manja ditangan Jeha bahkan sesekali menciumi pipi Jaha dan membuatnya risih

"Lee Jooin,menyingkir sekarang juga atau aku lubangi kepalamu"

"Ayolah Jeha,kau tidak pernah menemuiku lagi untuk memuaskanmu"

"Menyingkir dari hadapanku" Jeha mendorong wajah Jooin yang hendak mencium dirinya

"Jooin.."

Pintu ruangan kembali terbuka dan masuklah sesorang.

"Singkirkan cepat kekasihmu dari tubuhku sebelum aku memenggal kepalanya,Felix"

"Maafkan saya,Master" Felix mencoba menjauhkan Jooin dari tubuh Jeha namun anak itu semakin mengeratkan pelukannya hingga kursi yang diduduki Jeha terbalik dan membuat mereka berdia terjatuh dengan posisi Jeha tertindih tubuh Jooin.

"Master.." Riou langsung berlari dan mencoba membantu Jeha berdiri

"Ahh shhh..Si..sial" Jeha mengigit bibir bawahnya saat merasa ngilu diarea bokongnya

"Menyingkir sialan" Jeha mendorong tubuh Jooin hingga terjungkal kebelakang

"Uhh sakit,Jeha"

Felix langsung membantu kekasihnya kembali berdiri tak lupa membenarkan kembali kursi Jeha.

"Kau baik-baik saja ?" Tanya Riou

"Hmm,tidak masalah"

"Siapa orang itu Jeha ??" Tanya Jooin menatap Riou bingung karena baru pertama kali melihatnya

"Dai sekretaris baru Master" Ucap Felix

"Apa ?? Kenapa aku tidak tahu ??"

"Kau baru kembali dari Italia beberapa hari yang lalu jadi wajar kau tidak tahu"

"Dia Kekasih barumu kah ? Aku pikir kau masih bersama Leo ? Sudah tidak rupanya"

"Kau ini,bisa tidak kontrol mulutmu" Felix langsung membekap mulut Jooin gemas

"Maafkan kami,Master"

"Huhh aku salah bicarakah ??" Jooin menatap Felix dengan wajah kebingungan

"Ayo keluar.."

"Ishh aku masih ingin betemu dengan Jeha,Felix.
Aku ingin memeluk tubuhnya dan menciuminya"

"Kau bisa melakukan itu padaku,jadi pergi sebelum kau membuat masalah" Felix langsung menarik Jooin pergi dari ruangannya

"Sungguh kau baik-baik saja ?" Tanya Riou saat melihat Jeha yang masih meringis dan memegangi pingangnya

"Kau pikir kenapa aku bisa sesakit ini hah ?" Jeha menatap Riou kesal

"Salahku ??"

"Tentu saja,lalu siapa lagi yang menyiksaku semalaman hah ? Sial,kau benar-benar seorang monster"

MaddogTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang