Pernah membayangkan bagaimana jadinya jika cowok 00'l perusahaan BIG3 disatukan?
Sama, aku juga.
Kerusuhan, kebisingan, dan menyebabkan kejang-kejang para ciwi-ciwi. Asek.
Oke kita mulai.
.
.
.
"Jaem! Cepetan anjir! Udah ditungguin anak-anak! Lama amat lu siap-siap. Padahal mandi juga kagak!" Teriak Haechan ada Jaemin yang tidak kunjung keluar dari kamarnya.
Jaemin berdecak, "biarin lah, gue gak mandi aja cakep. Kalo mandi apa tidak meninggoy para cewek-cewek nanti kalo liat gue."
"Terserah lo lah."
Gak lama, mereka udah siap.
Dengan menyewa mobil milik tuan muda Zhong Chenle, mereka berangkat ke sebuah bangunan untuk bertemu dengan teman-temannya.
Sebenernya Chenle mau minjemin aja gak perlu nyewa. Berhubung hyung-hyungnya baik, mereka milih nyewa mobil Chenle aja. Biar tuh anak tau artinya 'menyewa' itu apa.
Di perjalanan, jalannya malah macet. Jeno yang menyetir mengumpat pelan. Sedangkan Renjun yang berada di sampingnya mengumpat dengan sangat estetik.
"Wah Bella banget anjir! Macetnya lama banget hih!" Ucap Renjun.
Haechan di bangku belakang menyahuti, "iya nih, Daegal sekali."
"Timbang ngomong anjing aja ribet amat lo berdua." Sahut Yangyang.
"Biar sopan, Yang." Haechan terkekeh.
Sementara itu, Jaemin dan Shotaro duduk tenang di bangku paling belakang. Iya tenang, soalnya mereka berdua tidur. Jaemin lupa minum kopinya, jadi ya ngantuk. Sedangkan Shotaro, dia liat Jaemin nguap trus ikutan ngantuk deh ehehe.
Beberapa hari kemudian, mereka melanjutkan perjalanan. Beberapa hari di sini dibaca 1/96 hari ya? Ngoghey.
Untuk tim males ngitung karena otak sedikit mager sejak bosan dengan perdaringan, 1/96 hari itu 15 menit.
Nah setelah sampai di sebuah gedung, mereka langsung masuk.
Karena telat hampir 20 menit dari waktu janjian, mereka di sambut oleh muka julid Hwang Hyunjin dan Park Jihoon.
"Ini nih, ditungguin dari tadi malah pada baru dateng." Ucap Jihoon. Dibacanya Jihun ya bukan bihun.
Hyunjin juga gak mau kalah ngejulid, "sampe panjang rambut gue nungguin lo semua."
"Heh rambut lo udah panjang sejak lo sama Yeji kembar ye!" Ucap Haechan.
"Apanih sebut sebut doinya Jeno." Ucap Jaemin.
Jeno mendelik, menatap Jaemin tajam.
"Kalo gak mau panjang tuh rambut, botakin aja." Sahut Renjun santai tapi menusuk. Dia memilih untuk duduk di depan Yoshi, di sebelah Seungmin yang anteng-anteng aja gak kebanyakan tingkah.
Hyunjin refleks memegang kepalanya, ngeri banget mulutnya si Renjun.
Jihoon yang liat itu langsung ngakak.
"Udah ah berantem mulu." Jeno menginterupsi.
"Eh, Jen. Tapi bener lo naksir kembarannya Hyunjin?" Tanya Han Jisung kepo.
"Enggak anjirr!" Sergah Jeno sambil melotot.
"Yejoy bukan kembaran gue ya! Males banget kembaran sama dia iew." Hyunjin memasang muka julidnya lagi.
"Halah Jen, ngaku aja lo. Ntar kapan-kapan gue bilangin deh sama Yeji ehehe." Sahut Felix tertawa.
Jeno melotot lagi, terlihat geram tapi gemes. "Enggak woy!! Ah Jaemin mah penyebar fitnah!"
KAMU SEDANG MEMBACA
NCT OT23 (HUMOR)
Humor[Follow Sebelum Membaca Ya Temans] Buat yang humornya kaku jangan baca, di sini makhluknya receh semua. Bahasa yang digunakan tidak baku tapi tidak terlalu kasar. Cerita ini spesial untuk menyambut NCT 2020 OT23 YEAHH Menceritakan kisah absurd 23 ma...
