SAYANG (JOSSTAP)

677 77 12
                                        

Terhitung sudah nyaris dua minggu Toptap bekerja di Pandawa Mart dan selama itu pula Joss mendadak sering cari perhatian dengan cara mondar mandir dari rumah ke mini market tanpa alasan yang jelas. Padahal biasanya Joss hanya pergi kesana paling tidak tiga kali seminggu,sisanya ia lebih sering memantau keadaan mini marketnya dari CCTV.

Tentu saja hal ini memicu desas desus dikalangan karyawan meski masih dalam tahap yang bisa dibilang tidak begitu meresahkan.

"Tap,sadar nggak sejak ada kamu tu si Boss jadi lebih rajin nengokin kemari." Tanya Harit,salah satu karyawan yang lebih senior dari pada Toptap di suatu malam saat mereka sibuk mengisi rak rak di Pandawa Mart.

"Hah??" Gerakan tangan Toptap mendadak berhenti di udara sejenak. Laki laki imut itu tentu saja sadar tapi ia sedikit terkejut karena ditanyai langsung seperti ini. Ia bahkan tahu bahwa Boss nya itu seperti sedang pdkt padanya. Menurut Toptap,Joss adalah laki laki yang terlalu mudah dibaca. Tapi satu hal yang Toptap suka dari Joss adalah meski dimatanya Joss adalah tipe tipe badboy kaya raya yang suka gonta ganti pasangan seperti ganti baju tapi Joss bukan laki laki yang suka memaksa dan terburu buru. Toptap cukup menghargai itu meski sebenarnya ia risih juga. Tidak di restoran,tidak di minimarket,mengapa ia selalu terlibat kisah yang melelahkan sih?

"Boss kayaknya suk--"

Seseorang yang masuk ke dalam minimarket membuat Harit tidak bisa melanjutkan kalimatnya.

"Selamat datang.." Sapa keduanya sambil menoleh ke arah pintu masuk dengan senyum ramah. Tapi sedetik kemudian senyum Toptap menghilang dan wajahnya memucat ketika melihat orang itu.

"Kerja disini kamu sekarang,Tap?" Orang itu mendekati Toptap dengan langkah yang membuat Toptap bergidik ngeri. "Nggak nyangka saya bisa ketemu kamu lagi." Lanjutnya. Harit bingung dan Toptap ketakutan.

"Maaf saya permisi dulu." Harit menyadari aura yang tidak biasa di antara keduanya dan ia tidak berniat ikut campur urusan mereka,maka ia memutuskan untuk kembali ke meja kasir di depan.

Joss yang baru saja tiba di depan minimarket mengerutkan keningnya ketika melihat Toptap yang sedang berbicara dengan seorang laki laki dari pintu kaca lebar dan transparan itu. Laki laki yang baru saja pulang dari kantor dan berniat mampir ke minimarketnya itu,tidak menyangka akan mendapatkan pemandangan semacam ini. Posisinya Toptap menghadap pintu dan orang itu membelakangi pintu,jadi Joss jelas melihat ekspresi Toptap yang seperti kurang nyaman. Maka tanpa pikir dua kali,Joss membanting pintu mobilnya dan masuk ke dalam minimarket dengan langkah lebar.

"Sayang,dia siapa??" Ntah Joss dapat ide gila dari mana hingga dengan beraninya ia bertanya seperti itu. Tapi instingnya mengatakan bahwa berpura pura jadi pacar Toptap adalah pilihan terbaik untuk saat ini.

Siapa tahu Toptap mau jadi pacarnya sungguhan. Mari kita aminkan bersama kawan.

"Wah..belum sebulan kita nggak ketemu tapi kamu udah punya pacar ya,Tap??" Tanya laki laki itu.


Harit meski posisinya di meja kasir tapi tentu saja ia bisa mendengar semuanya dengan jelas. Meski ia sangat terkejut dengan apa yang ia saksikan tapi ia tetap berpura pura sibuk. Tapi kepalanya sudah ribut memikirkan segala kemungkinan yang terjadi. Jadi Boss sama Toptap pacaran?? Gendeng tenan..!! Terus mas mas itu siapa? mantannya Toptap?? Wah gendeng tenan arek iku. Kurang lebih begitu inner Harit berteriak heboh.

"Bang.." Toptap sudah hampir menangis. Bagaimana tidak? Manager di restorannya yang dulu tiba tiba muncul di depannya dan Joss memper-rumit keadaan dengan memanggilnya 'sayang'. Oh, dan jangan lupakan bahwa Harit menyaksikan itu semua dengan mata kepalanya sendiri.

PANDAWA LIMATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang