KETEMU LAGI (JOSSTAP)

1.3K 124 6
                                    

"Win,ngapain disini?" Joss yang baru selesai gym,menyapa Win yang sedang berdiri memainkan ponsel pintarnya di depan studio dance yang ada di sebelah pusat kebugaran yang biasa ia datangi.

"Loh bang Joss. Ini lagi nungguin temen bang,mau sekalian pulang bareng. Eh tuh bocahnya wes selesai" Ia menunjuk ke arah seorang cowok yang baru saja keluar dari studio dance itu.

DEG. Jantung Joss dipacu dua kali lebih cepat dari rata rata ketika melihat cowok yang di maksud Win. Cowok yang dua hari lalu ia lihat di alun alun.

"Tap,nih kenalin abangnya Bright." Ucap Win saat cowok itu sudah berdiri di sampingnya.

"Toptap." Toptap mengangsurkan tangannya kepada Joss,sementara Joss masih belum bisa memproses apa yang sedang terjadi. Ia masih terpana melihat penampilan Toptap,meski masih sedikit berkeringat tapi justru terlihat imut sekaligus sexy di mata Joss.

"Bang....Bang Joss kenapa??" Win menggerak gerakkan tangannya di depan wajah Joss dan Toptap diam diam mengamati penampilan Joss dari ujung rambut sampai ujung kaki. Tidak ada yang spesial dari penampilan Joss yang bisa di tangkap oleh mata Toptap kecuali seorang badboy dengan banyak uang plus wajah er.. tampan.

"Eh..maaf. Joss. Abangnya Bright." Joss meraih tangan Toptap dengan bersemangat sambil tersenyum lalu Toptap balas tersenyum dan mengangguk sopan,biar bagaimanapun Joss tetap kakak dari pacar temannya.

"Sendiri aja bang ngegym nya? Pawat nggak ikut?" Basa basi Win.

"Nggak,tadi abis dari kantor langsung kesini. Kalian satu kosan ta?"

Win melirik gelisah ke arah Toptap dengan maksud bertanya ia harus menjawab apa kepada Joss.

"Iya bang." Toptap mengerti sinyal yang diberikan Win dan ia yang menjawab,meski dengan sedikit canggung seperti ada yang sedang ia tutup tutupi.

"Ya udah bang kita pamit dulu ya." Win dan Toptap lagi lagi mengangguk sopan sebelum pergi meninggalkan Joss yang di balas lambaian singkat dari lawan bicara mereka.

Dalam hati Joss bertekad untuk menginterview Bright sesampainya dirumah nanti.

Benar saja ketika sampai rumah ia langsung menuju kamar Brigt mengabaikan badannya yang lengket karena keringat.

Toktok.. Joss mengetuk pintu kamar Bright dengan tidak sabar dan ia langsung merangsek masuk begitu pintu terbuka.

"Kamu kenal temennya Win yang suka ngedance itu??" Tanyanya tanpa basa basi

"Hah??" Bright masih bingung dengan kedatangan dan pertanyaan abangnya yang tiba tiba itu.

"Yang waktu jalan sehat kemaren lambai lambai tangan ke kamu iku lhooo."

Bright mengerutkan alisnya berpikir. "Oh...Toptap??"

"Iyo bener,Toptap."

"Yo kenal lah bang. Tapi nggak gitu akrab aku. Kenapa??"

"Dia satu kosan sama Win katanya. Udah punya pacar??"

Mata indah Bright membola mendengar pertanyaan dari Joss dan kemudian ia tertawa keras.

"Mandio dulu bang sebelum ngepoin anak orang." Ucap Bright setelah tawanya reda. "Eh tapi setau ku dia nggak satu kosan sama Win."

Joss diam,ia mengabaikan olok olok dari adiknya itu dan justru memikirkan kalimatnya yang kedua bahwa Toptap tidak satu kos dengan Win. Joss seketika menyadari ekspresi Win dan Toptap yang canggung saat tadi ia bertanya tentang itu. Jadi Toptap berbohong?

"Bilangin sama Win,abang pengen kenalan sama Toptap." Alih alih bertanya lebih lanjut,justru itu kalimat yang keluar dari Joss. Jika Toptap memang berbohong toh apa urusannya dengan Joss? Jika Toptap memang berbohong pasti ia punya alasan.

"Wani piro??" Tantang Bright menaik turunkan alisnya membuat Joss memutar bola matanya jengah. "Bercanda bang,elaaahh...Iya iya nanti tak tanyain ke Win." Lanjut Bright.

"Sip." Balas Joss singkat kemudian menepuk bahu Bright dan berlalu dari kamarnya.

"Tapi bang,kayaknya agak susah deketin Toptap. Banyak yang deketin tapi anaknya terkenal cuek banget." Kata Bright sebelum Joss benar benar pergi.

.

.

.

TBC

.

.

.


PANDAWA LIMATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang