"P', kita ke rumah sakit?" Tanya Perth yang melihat Mew kesakitan.
"Ti-tidak Perth. Ba-bawa saja p' pulang" jawab Mew.
"Tapi p'......"
"Perth, kumohon bawa aku pulang" mohon Mew.
"Baiklah. Sampai di mansion aku akan mengeluarkan peluru itu p'." Jawab Perth.
Sesampainya di mansion, Mew yang sudah dalam keadaan lemas hanya bisa dibopong Perth menuju ke kamarnya. Perth yang melihat kekagetan di wajah mereka langsung mengatakan kalo sedang Mew demam dan meminta mereka mengambilkan sebaskom air dan lap yang bersih.
Di kamar Mew ditidurkan dan Perth langsung membuka baju Mew. Perth menyiapkan pisau yang selalu ready di kantongnya, kemudian dibakar dengan api dan siap untuk dioperasi. Maid yang lain juga membawakan sesuai dengan permintaan tuannya dan Perth mengunci pintu kamar.
"P' sudah siap?" Tanya Perth.
"Sudah. Tapi sebelum dilakukan, aku mau melihat apa yang dilakukan Kana pada Jade" jawab Mew.
"Baiklah" ucap Perth sambil mengambil laptop milik Mew dan mengutak atiknya. Terlihat disana kalo Kana sedang berada di dapur memasak dan terdengar suara Kana berteriak.
"Sayang ... a-apa yang ter-terjadi de-dengannya, Perth?" Tanya Mew.
"Mungkin tangannya teriris pisau p'. P' sudah siap?" Tanya Perth.
"Sudah. Lakukanlah" jawab Mew.
"Tahan sebentar p'." Ujar Perth yang disertai anggukan dari Mew.
Selama proses operasi mengeluarkan peluru, Mew terus memandangi Kana melalui CCTV yang dipasang oleh Kana sendiri. Melihat kegilaan yang dilakukan Kana pada Jade membuat Mew sangat mengasihani kekasihnya itu. Bahkan Mew berjanji dalam hatinya kalo dia tidak akan membuat Kana merasakan kembali apa yang dirasakannya di masa kecilnya itu.
"P', serius sekali memandang Kana seperti itu. Sampai p' tidak merasakan sakit sewaktu dioperasi tadi." ucap Perth yang sudah selesai mengeluarkan peluru dari perut Mew.
"P' semakin mencintainya, Perth" jawab Mew sambil terus memandangi Kana.
"Kalo p' cinta, kenapa tidak melamarnya saja menjadi milik p'?" Tanya Perth.
"Apa menurutmu dia mau menerima lamaran p'?" Tanya Mew.
"Tentu saja p'. Lihat saja bagaimana dia jinak hanya dengan p' saja. Kalo tidak dicoba, manatahu berhasil ato tidaknya" jawab Perth.
"P' akan melamarnya jika misinya untuk membalas dendam sudah berhasil" ujar Mew.
"Maksud p' sampai Jade mati. Gitu?" Tanya Perth.
"Gak Perth. Maksud p'........."
"Iya p'. Aku tahu. Ganbatte p' Mew" jawab Perth menyemangati Mew.
Setelah proses operasi selesai, Perth pun menuju ruang kerja Mew dan membawa dokumen untuk ditanda tangani Mew. Mendadak Mew dan Perth dikagetkan dengan pesan dari maid yang mengatakan kalo Kana datang dan sedang menunggu Mew di ruang tamu.
"Apa p' mau bertemu p' Kana?" Tanya Perth.
"P' harus menemuinya. P' tidak mau dia tahu apa yang sebenarnya terjadi" jawab Mew yang bersiap memakai bajunya untuk turun ke bawah menghampiri kesayangannya.
"Halo sayang" sapa Mew sambil memeluk Kana.
"P' gak pa-pa bukan?" Tanya Kana berusaha melepaskan pelukannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
King Mafia My Husband
FanfictionGulf Kanawut, seorang pemuda berusia 22 tahun yang dijual oleh ibunya yang mempunyai hutang yang sangat banyak pada seorang rentenir. Dia tidak bisa membayar hutang tersebut sampai pada akhirnya Kana dijual oleh ibunya sendiri pada seorang mafia kej...
