Selama 7 tahun Kana berusaha keras untuk tamat dari sekolah dan memperoleh beasiswa untuk bisa masuk ke universitas idaman nya, walau harus dibully dengan mengatakan kalo Kana adalah anak seorang koruptor. Seakan sudah biasa Kana mendengar kata-kata itu yang sudah menjadi makanannya sehari-hari. Sambil kuliah, Kana pun mencari pekerjaan. Apa saja mau dilakukan Kana asalkan itu halal. Akhirnya Kana mendapatkan pekerjaan sebagai seorang barista merangkap pelayan di sebuah cafe dengan nama Coffee Prince. Walaupun pekerjaan tersebut sangat melelahkan, tapi Kana rela mengerjakannya karena ingin membahagiakan ibunya, yang sudah tanpa sepengetahuan nya meminjam uang pada seorang rentenir yang merupakan mafia terkejam di kotanya.
"Nak, ada yang mau mae bicarakan denganmu" ujar Jade saat anaknya tengah menikmati makan malamnya.
"Iya mae. Ada apa?" Tanya Kana memutar badannya menghadap sang ibu.
"Nak ... sebelumnya mae mau meminta maaf sama Kana kalo mae telah melakukan kesalahan yang mungkin sangat besar. Mae ... mae ......."
"Ada apa mae? Mae bicara saja. Jangan membuat Kana takut" tanya Kana pada Jade.
"Begini ... mae berhutang besar sekali dengan seorang rentenir. Mae pernah berjanji kalo mae akan melunasinya setelah Kana menerima gaji. Tapi mae tidak membayarnya dan mae kembali berhutang lagi dengan rentenir itu. Total hutang ibu sekarang mencapai 100 juta" tangis jade.
"A-apa?! 100 juta? I-itu ba-banyak sekali mae. Kana kerja sampai beberapa tahun juga gak bakalan dapat angka segitu" kesal Kana.
"Mae tahu nak. Maka dari itu mae benar-benar meminta maaf sama Kana" sesal Jade.
"Gini saja mae. Kana akan menyicil hutang mae sampai lunas dan Kana akan mencari uang tambahan lain" ujar Kana.
"Tidak nak. Rentenir itu bilang Kana gak perlu menyicil hutang mae lagi, karena......"
"Karena apa mae?" Tanya Kana penasaran.
"Karena rentenir itu jatuh cinta pada Kana. Nama rentenir itu Mew" jawab Jade.
"Miu? Miu Suppasit? Mafia yang terkenal dingin, cuek dan kejam itu?" kaget Kana.
"Iya nak. Besok dia akan datang membawamu pergi" ujar Jade
Mendengar itu Kana pun berjalan gontai ke menuju kamarnya. Dia pun terduduk lemas di lantai kamarnya dan menangis keras. Kana menganggap kalo dia sudah dijual ibunya pada seorang rentenir yang dia sendiri pun tidak pernah melihat wajahnya. Tapi demi kebahagiaan sang ibu, Kana pun rela walau harus menikahi rentenir itu.
"Jade, dimana anakmu? Aku ingin bertemu" ujar Mew dengan suara baritone nya pada Jade.
"Tu-tuan ... pagi sekali tuan kesini. Se-sebentar akan aku bangunkan anakku Kana dulu" jawab Jade yang hendak keatas tapi ditarik Mew.
"Tidak usah. Biar aku saja. Kamu hanya cukup tunjukkan dimana kamarnya" ujar Mew.
"Ba-baiklah. Tuan naik keatas, kemudian belok kiri. Ruang ketiga itu kamar tidur Kana" jawab Jade yang memberi arahan pada Mew dimana kamar tidur Kana.
Mew pun naik keatas, sementara anak buahnya yang lain berjaga-jaga dibawah. Seperti arah yang ditunjukkan Jade, akhirnya Mew pun menemukan kamar Kana dan saat masuk Mew melihat kalo Kana tengah tertidur di lantai dengan posisi tengkurap. Mew pun mengangkat tubuh Kana dan kaget saat mendapati tubuh Kana sangat panas. Mew pun langsung membawa tubuh Kana menuju rumah sakit.
"Tuan, ada apa dengan anakku?" Tanya Jade saat melihat Mew membawa tubuh Kana keluar dari rumahnya.
"Ibu macam apa kamu ini!! Anak demam masa kamu gak perduli?" maki Mew pada Jade yang membuatnya kaget.
KAMU SEDANG MEMBACA
King Mafia My Husband
Fiksi PenggemarGulf Kanawut, seorang pemuda berusia 22 tahun yang dijual oleh ibunya yang mempunyai hutang yang sangat banyak pada seorang rentenir. Dia tidak bisa membayar hutang tersebut sampai pada akhirnya Kana dijual oleh ibunya sendiri pada seorang mafia kej...
