Pertanyaan yang dilontarkan kepala panti pada membuat Manaow hanya tersenyum nyengir dan berlalu pergi. Kepala panti yang sudah mengetahui apa arti senyum nyengir yang diberikan Manaow, hanya menggelengkan kepalanya dan membereskan piring makan Manaow.
'Lalu soal Kana ... apa kamu akan memenjarakannya dengan tuduhan penganiayaan pada Jade?' Pertanyaan yang dilontarkan kepala panti itu terus menggema dalam otak Manaow dan dia pun memberhentikan mobilnya di pinggir.
"Mae, kenapa kamu menanyakan pertanyaan tak penting seperti itu padaku? Kamu bahkan sudah tahu jawabannya. Hmmm..." ujar Manaow menghela nafasnya dengan kasar.
Drrttt ... drrrttt ... drrrttt
"Apa? Kuharap berita itu penting karena moodku saat ini sedang jelek" kesal Manaow.
"........"
"A-APA?! DIA MASIH HIDUP? DIMANA DIA SEKARANG?" Teriak Manaow.
"......."
"Baiklah. Aku segera ke rumah sakit sekarang" ucap Manaow yang langsung mematikan hp nya dan langsung menuju rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit telah menunggu anak buahnya yang lain di depan ruang ICU.
"Boss.." panggil keduanya.
"Bagaimana keadaannya?" Tanya Manaow.
"Keadaannya sempat collapse tadi. Terus denyut jantungnya sudah tidak ada. Tapi bisa diselamatkan kembali berkat usaha dokter Ann" jawab Jaa anak buah Manaow.
"Syukurlah. Dia tidak boleh meninggal karena selain dia adalah saksi kunci, dia juga adalah orang yang paling kusayang dan paling dekat denganku" ucap Manaow.
"Boss tidak mau masuk?" Tanya Fiat.
"Baiklah. Kalian pulanglah ke rumah dan berkencanlah. Aku tahu gegara kasus ini kalian tidak punya untuk berkencan. Oh ya, besok pagi sebelum ke kantor, kalian mampir dulu ke panti sosial untuk melihat keadaan Jade" pinta Manaow.
"Baik boss. Kami pulang dulu" pamit keduanya.
"Baik" jawab Manaow sambil masuk ke ruang ICU.
Masuk ke dalam ruang ICU setelah mengganti baju, Manaow menuju ranjang seorang wanita tua, memegang tangannya sambil mencium kening yang berkerut. Manaow pun duduk di samping ranjang wanita tua itu sambil menangis sejadinya.
"Ibu, kumohon jangan meninggalkanku begitu saja. Apa ibu tahu kalo orang yang ibu sayangi dan cintai sudah ada di kota ini? Dia sudah datang, ibu. Cepatlah sadar. Kumohon" tangis Manaow.
Tangisan Manaow dan orang yang disebutkan Manaow barusan membuat wanita tua itu sedikit menggerakkan tangannya. Manaow pun memanggil dokter dan hasil pemeriksaan cukup membuat para dokter kaget. Karena pasien berusaha untuk sadar setelah bertahun-tahun lamanya koma.
"Manaow, apa yang kamu katakan padanya sehingga dia seperti itu?" Tanya dokter Ann.
"Aku hanya katakan kalo orang yang dia cintai dan sayangi sudah ada di kota ini. Hanya itu" jawab Manaow.
"Kana? Dia sudah ada disini? Kamu tidak sedang bercanda kan" Kaget Ann.
"Ann, aku tidak mungkin bercanda dengan hal seperti ini. Kana memang sudah ada di kota ini" ujar Manaow.
"Bagaimana keadaannya? Apa dia masih bersama pelakor Jade itu?" Tanya Ann bersemangat.
"Keadaannya baik. Tapi ada 1 hal yang membuatku tidak mengerti" jawab Manaow.
KAMU SEDANG MEMBACA
King Mafia My Husband
FanfictionGulf Kanawut, seorang pemuda berusia 22 tahun yang dijual oleh ibunya yang mempunyai hutang yang sangat banyak pada seorang rentenir. Dia tidak bisa membayar hutang tersebut sampai pada akhirnya Kana dijual oleh ibunya sendiri pada seorang mafia kej...
