Hubby kalo udah pake baju formal gitu auranya kuat bgt jadi pengen tak hih 🌚
Suuzon sama emot itu sarang dosa.
~~~~
Seperti hari sebelumnya, Chaeyoung berkutat dengan pekerjaannya sampai malam. Dia bekerja terlalu keras sampai lupa waktu kalau saja Loren tidak menelfonnya. Chaeyoung menghela nafasnya, dia menatap jam dinding ternyata sudah dinihari:)
Dia pergi keluar memakai mobilnya sendiri karna dia tidak mau Loren menunggunya terlalu lama. Apalagi tanpa kepastian.
Karna hari itu aku faham kenapa permainan Layang-layang adalah permainan laki-laki. Yaitu karna cowok sukanya cuma tarik ulur tanpa kepastian dan akhirnya layangan pun nyangkut di pohon mangga:v
-Nahkan curhat lagi.
Tau gak sih disaat kamu ngebaperin tuh aku sebenarnya baper, cuma emang kamu nya aja yang gak pasti jadi akunya gak nunjukkin apapun ke kamu:)
Kembali ke laptop!
Chaeyoung memasuki mobilnya, perutnya keroncongan karna tadi melewatkan makan malam. Dia menjalankan mobilnya mencari restoran atau kedai yang masih buka. Dan dia hanya menemukan mini market yang masih buka. Tidak mau kelaparan dia pergi membeli beberapa makanan. Sayangnya hanya tersedia Ramyeon Cup, mau tidak mau dia membelinya dan menyeduhnya disana.
Dia duduk di kursi luar minimarket itu dan menyantap ramyeon itu dengan seorang diri. Dinginnya semilir angin malam kota Seoul benar-benar menusuk kulitnya membuat dia mengeratkan jaketnya. Dia menatap sekitar, sepi. Baguslah.
Dia menghabiskan makanannya lalu pulang ke rumah. "Apa tidak apa-apa makan Ramyeon malam-malam?" gumamnya.
"Ahh masa bodoh. Sudah kulakukan juga"
(=^-^=)
"Baiklah. Terima kasih,aku memang sedang membutuhkan liburan. Hahh Gomawoyo" Jisoo menutup sambungan telepon nya lalu meregangkan ototnya, dia baru bangun pukul 6 ini. Dia hanya menggunakan piyama dan celana pendek yang bahkan tertutupi piyamanya.
Dia duduk di meja makan dengan terkantuk kantuk. "Ehmm aku ingin sarapan" gumamnya tapi malas memasak.
"Tok tok paket! Dengan Nona Jisoo? Biarkan aku masuk ceffat!"
Jisoo menatap pintu apartemennya, itu pasti Lisa. Tidak salah lagi, menjadi Manager Jennie selama bertahun-tahun dan bertemu dengan mahluk berponi anti badai itu di beberapa kesempatan tentu membuat Jisoo sangat Familiar dengan apapun yang ada padanya.
"Aku membawa Chikin. Ayo sarapan Chikin bersama"
Jisoo membuka pintu lalu melihat Lisa dengan cengirannya. "Good morning" ucap Lisa.
Jisoo menatap Lisa lalu beralih dengan bingkisan yang Lisa bawa.
"Iya iya aku bawa Chikinnya. Ngomong-ngomong aku juga belum sarapan. Makan bersama eoh?"
Jisoo mengangguk. "Masuk"
"Yes" Lisa masuk dan tak lama dia mendengar gonggongan kecil.
"Oik"
Salah anjing!
"Guk! Santai baby"
KAMU SEDANG MEMBACA
Multitalent Vs Multi Kontroversi
Ficción GeneralANDA SUDAH MELIHAT CERITA INI, BACA SEKARANG ATAU JADI JODOH AKU:) Si Tupai itu multi talenta, si Beruang galak itu multi kontroversi, dan mereka terpaksa melalui hari hari bersama diselingi banyak pertengkaran dan perdebatan gemoy.
