Setelah melihat pintu kayu yang ada dihadapan Wahyu terbuka tampil seorang wanita paruh baya dengan Raut wajah cemas.
"Who are you? and why are you holding my daughter? what did you do to her?"Tanya beruntun Ludrik pada Wahyu.
"Sorry in advance, I'm just Carol's boss and I found her unconscious on the side of the road while stuck in the snow. I presumptly saw her address on her cellphone and I decided to bring her here,"Ucap Wahyu yang masih menggendong Caroll
"Really? Then come on in and take my daughter to the room over there,"Ucap Ludrik sambil menunjuk kamar Carol yang ada diatas.
Dengan tergesa-gesa Wahyu berlari masuk dan menaiki tangga demi tangga ke kamar Caroll.Wajah yang pucat dan tubuh yang dingin membuat siapapun melihat keadaan Caroll tersebut akan meringis.
Dari kejauhan Anton dapat melihat kalau Menantu nya mencemaskan keadaan Caroll. "Aku berharap nasib Farah tidak seperti Bundanya,"Gumam Anton.
Wahyu yang telah sampai dikamar Caroll langsung merebahkan gadis tersebut diatas kasur yang ada disana,Wahyu yang notebenennya adalah Dokter lantas langsung mengisi mengambil air hangat dan saput tangan untuk mengompres Caroll.
Wahyu diam sesaat dan meneliti wajah Caroll,sekilas Wajah Caroll mirip dengan Farah terutama saat Caroll menutup matanya.
"Ini gue kok ngerasa kalau dia mirip Farah yah,"Batin Wahyu pada Caroll.
Wahyu menutup tubuh Caroll dengan selimut yang tebal,tak lupa ia mematikan AC yang masih hidup di kamar Caroll.
"Terimakasih..."
Suara seseorang dari belakang berhasil membuat Wahyu terkejut. "Terimakasih telah membawa anak saya kemari,siapa nama mu?"ucap Ludrik dengan bahasa Indonesia.
"Sama-sama,saya hanya menjalankan rasa kemanusiaan saya saja,"Ucap Wahyu dengan ramah dan tersenyum.
"Salju diluar kian lebat,apa kamu tidak ingin bermalam disini saja?"Tanya Ludrik saat melihat cuaca yang sangat tidak memungkinkan jika untuk Wahyu pulang.
"Saya bisa pulang sekarang,tidak mungkin saya bermalam di tempat yang tidak saya tahu,"Ucap Wahyu pada Ludrik.
"Nasib kamu akan seperti Lili jika kamu masih memaksa untuk pulang sekarang,"Ucap Ludrik lagi.
Wahyu yang merasa ucapan Wanita didepannya ada benarnya juga,ia pun mengangguk sebagai pilihan terakhir nya.
"Baiklah saya akan bermalam disini sampai Salju diluar mereda,"Ucap Wahyu.
Ludrik dan Wahyu berjalan beriringan kebawah dengan Ludrik yang mengarahkan ke arah kamar Tamu.
Drttt.....drttt....
Hp Wahyu bergetar dengan cepat ia meraihnya dan tersenyum saat melihat nama Farah yang tampil di layar hp nya.
"Assalamualaikum sayang....."Ucap Farah dari seberang.
"Waallaikumsallam istri....."Balas Wahyu dengan hangat.
"Kamu dimana mas?"tanya Farah dengan hangat pada suaminya.
"Aku lagi di rumah sekretaris aku,disini salju lebat banget,"Ucap Wahyu pada Farah.
Ludrik yang mendengar ucapan sambungan telepon keduanya tersenyum singkat ternyata putrinya sudah dewasa dan memiliki suara yang sangat lembut.Ludrik sengaja memelankan langkah kakinya agar dapat melihat Wajah Farah.
"is she your wife?" Tanya Ludrik pada Wahyu.
"Iya,dia istri saya.Anda ingin menyapa nya?"tanya Wahyu pada Ludrik.
"Jika di izinkan,"Ucap Ludrik pada Wahyu.
"Haii sayang....Ini ada orang yang nyapa kamunih,"Ucap Wahyu pada Farah.
"Oh yah?siapa?"ucap Farah penasaran.
Wahyu memberikan hp nya pada Ludrik dan dengan hati yang bergetar Ludrik menerima hp milik Wahyu.
"Halloooo,....."Sapa Ludrik pada Farah.
"Assalamualaikum bu...."Ucap Farah dengan senyum manisnya.
Mata Ludrik seketika memanas saat melihat putrinya yang sangat sopan dan cantik." oh Waallaikumsallam,maaf saya kira kamu non muslim..."Ucap Ludrik pada Farah.
"Hmm...aku muslim bu,maaf sebelumnya ibu bisa bahasa Indonesia?"ucap Farah pada Ludrik.
"Iya hehehehe,"Jawab Ludrik.
Dari seberang sana Anton terpaku saat melihat Ludrik bicara dengan Farah. "Takdir Allah memang tidak ada yang tahu, bertahun-tahun Ludrik menolak kehadiran Farah namun hari ini ia dapat bicara pertama kali pada Farah,"Batin Anton saat melihat dari jendela kamarnya.
Tbc.....
KAMU SEDANG MEMBACA
Liku
Teen FictionSpin off LMC -Bertemu dengan mu adalah kebahagiaan bagiku,tapi jika untuk mengulang kembali rasanya sulit.~Farah -Melupakan kamu,menjadikan kamu sebagai orang lain tidak semudah untuk mencari seseorang yang baru.~Diego "Aku janji Rah,aku nggak akan...
