MT #26

1.1K 142 2
                                        

*Author POV*

Kondisi hubungan Chaeyoung dan Lisa terlihat sudah kandas, keduanya memilih untuk saling mengabaikan. Lisa yang semakin dekat dengan Jihyo.

"Jihyo-ya~~ besok kan libur, mau pergi jalan² nggak?" Ajak Lisa yang menidurkan kepalanya di meja dan menatap Jihyo. Terlihat Jihyo mempertimbangkan ajakan Lisa.

"Heumm~~ boleh sih, mau kemana?" Tanya Jihyo menatap Lisa balik. Lisa yang mendengar Jihyo menerima ajakan nya tersenyum dan kembali memikirkan tempat mana yang ingin ia kunjungi dengan Jihyo.

"Bagaimana kalau ke caffe?" Tanya Lisa, Jihyo pun mengangguk dan tersenyum manis pada Lisa.

"Okay~~ kal--" Belum selesai Lisa berbicara, mata Lisa terganggu dengan 1 murid pria yang masuk ke kelas dengan dosen.

"Perhatikan semuanya! Hari ini kita kedatangan murid baru lagi, silahkan perkenalkan nama mu." Dosen itu pun mempersilahkan pria itu untuk memperkenalkan dirinya.

"Halo semuanya, aku Lee Felix dari Australia, salama kenal hehe." Ucap Felix sedikit terkekeh. Seisi kelas terlihat kagum dengan senyum dan tampang Felix.

"Baiklah Felix, kau bisa duduk di sebelah sana." Ucak Dosen menunjuk banguku kosong di belakang Chaeyoung.

"Ohh baiklah, terimakasih." Ucap Felix membungkuk sopan dan berjalan ke arah kursinya, karena melawa kursi Chaeyoung, Felix sempat melihat wajahnya dan terlihat bahwa Felix tertarik dengan Chaeyoung.

Felix pun duduk di kursinya dan menyiapkan buku dan alat tulis nya. Ketika mengobrak abrik isi kotak pensil nya, ternyata ia lupa membawa pulpel yang kemarin ia beli.

Felix nampak kebingunan untuk menulis, dengan gugup dan tangan gemetar, Felix mencolek belakang Chat dan berkata.

"Eumm boleh pinjam pulpen mu sebentar? Aku lupa membawa pulpen." Ucap Felix berbisik. Chaeyoung pun tersenyum dan memberikan pulpen nya pada Felix.

"Terimakasih, nanti akan aku kembalikan." Ucap Felix. Kini seisi kelas mulai fokus pada pelajaran yang dosen berikan.

Namun Lisa nampak melihat Chaeyoung yang memberikan pulpen nya pada Felix dan tersenyum manis untuk pria baru itu, Lisa tidak bisa berbohong bahwa faktanya ia masih menyayangi Chaeyoung.

Lagi² Jihyo tersadar bahwa Lisa menatap lurus ke arah Chaeyoung, tangan lembut Jihyo kini mengusap lengan Lisa yang menggepal erat.

"Sudahlah..... Fokus pada pelajaran hari ini, nanti istirahat aku akan meng traktir mu." Ucap Jihyo tersenyum tipis, kini yang tadinya tangan Lisa mengepal erat menjadi seperti biasa lagi.

Lisa pun mengangguk dan mulai fokus pada pelajaran nya, namun fokus nya sering di alihkan karena Chaeyoung selalu menengok ke arah pria baru itu dan mereka saling melempar senyum tipis.

*Lisa POV*

Walau Jihyo sudah menyuruh ku untuk fokus pada pelajaran, tetapi tetap saja fokus ku teralihkan karena Chaeyoung dan Felix saling melempar senyum. Jantung ku berdenyut sakit dan perih, walau bisa dibilang hubungan ku dengan Chaeyoung telah kandas, tetapi aku tetap tidak bisa berbohong kalau diriku masih mencintai Chaeyoung.

~skip~

Kini waktu sudah menunjukan waktu istirahat, aku dan Jihyo pun jalan beriringan ke arah kantin dan sesuai janji Jihyo, ia akan membelikan ku makanan.

"Eumm kamu tidak fokus pada pelajaran kan tadi?" Tanya Jihyo tanpa melihat ku.

"Ehh? Aku fokus kok, kan aku nurutin kamu juga." Kini tatapan Jihyo berubah menjadi horror saat melihat ku.

"Bukannya kau terus melihat ke arah Chaeyoung dan Felix?" Tanya Jihyo yang mendekat kan wajah nya ke wajah ku dan berkata dengan suara dingin.

Aku pun menghela nafas dan memeluk tubuh Jihyo, aku sungguh merasa bersalah karena masih memikirkan Chaeyoung yang menyakiti ku dibanding Jihyo yang selalu mengobati hati ku.

"Maaf..... Jujur aku masih belum bisa melupakan Chaeyoung.... Aku minta tolong pada mu untuk membantu ku melupakan perempuan itu." Ucap ku sedikit berbisik, kini Jihyo membalas pelukan ku dan mengangguk.

"Baiklah aku mengerti, ayo kita makan." Kini Jihyo melepas pelukan nya dan terlihat kami jadi sorotan mahasiswa lain.

"Ehh Lisa sekarang sama Jihyo? Bukannya sama Chaeyoung? Tapi ya ok juga sih, badan Jihyo juga lebih montok."

"Lisa sunbae lebih cocok dengan Chaeng Sunbae."

"Lisa sunbae cocok dengan semua orang, termasuk diriku hehe."

Banyak bisikan orang² yang sampai di telinga ku, rasanya marah jika ada yang membandingkan Jihyo dengan Chaeyoung. Kini Jihyo menarik tangan ku dan dengan segera membeli makanan di kantin.

Setelah selesai membeli makanan, Jihyo menarik ku ke taman dan kami pun mulai makan bersama.

*Chaeyoung POV*

Jam sudah menunjukkan waktu istirahat, hari ini Jennie dan Jisoo harus izin tidak ke kampus karena mereka memiliki urusan di New Zealand, untuk menemui ayah Jennie.

~flashback~

Setibanya aku di apart, terlihat HP ku menyala dan menampilkan pesan KakaoTalk dari Jennie.

Jennie

"Chaeyoung-ah... Bisa aku ke apart mu?"

"Tentu bisa, datang saja hehe."

"Okay, aku otw."

"Sip, hati² di jalan."
*read by Jennie*

Setelah mematikan HP, aku pun membuat teh hangat untuk Jennie nanti, setelah selesai aku kembali ke ruang tamu dan duduk menunggu Jennie.

"Ting..... tong..... "

Ketika mendengar suara bel, aku pun langsung berlari membuka kan pintu untuk Jennie, kami pun duduk di sofa dan Jennie mengehela nafasnya dan mulai berbicara.

"Aku dan Jisoo harus ke New Zealand besok, ayah ku memanggil kami untuk kesana." Ucap Jennie menatap ku.

"Kalian mau ngapain hum?" Tanya ku pada Jennie.

"Kurasa..... " Ucap nya menggantung, aku pun mengangkat 1 alis ku dan menatap nya lembut.

"Kami akan menikah."

TBC

Yoyoyoo ini author lagi ujian masih sempet nulis buat kalian wkwkwk, semangat ya! Wkwkw author ujian dulu :v

Vote✨
Komen📧

See yaaa~~~~

My Tsundere ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang