[Completed story by Ciionuzy]
Apa rasanya menikahi seorang pria dewasa yang berfisik tampan namun mempunyai sifat dan sikap yang berbeda dari kebanyakan pria normal lainnya.
Ya itu yang dirasakan oleh Bae Irene, ketika tanpa dia duga takdir memper...
Sudah 3 kali irene mendengar pertanyaan itu dari sosok sahabat sekaligus sekretaris nya, yang sejak tadi tidak berhenti mondar-mandir didepan meja kerja milik irene.
Irene menceritakan semua hal yang terjadi semalam di acara makan malam yang mampu membuat Shon Wendy tak habis pikir dan terkejut bukan main.
"Gila.. Gila.. Gila.." "How can.. Bagaimana bisa dunia sesempit ini"
"Bisa, buktinya kau masih terus mondar-mandir ditempat yang sama seperti orang bodoh". Balas irene cuek tanpa menatap sahabat nya dan fokus ke laptopnya.
Wendy berdecak sebal, wanita berambut pendek itu menaruh kedua tangannya diatas meja irene, dan menatap sosok sahabat nya dengan sorot mata yang benar-benar serius.
"Irene"
"Hm?"
"Aku ingin tanya satu hal kepadamu?"
"Apa?"
"Bagaimana rasanya memiliki Kim brothers?"
Puk
"Akhhh!"
Wendy memundurkan tubuhnya ketika tiba-tiba saja irene melayangkan sebuah map ke arahnya.
Wanita yang terlihat sebal itu sebenarnya ingin sekali melempar Laptop di depan nya ke wajah sahabat nya, tapi dia masih berpikir dua kali untuk melakukan hal sadis itu.
"Mulutmu itu berkata seolah-olah aku wanita yang sudah bercinta dengan dua bersaudara sekaligus!"
"Tapi itu memang fakta". Balas Wendy santai tanpa raut bersalah.
"Shon Wendy!". Irene mulai berdiri dari kursi nya.
"Kau dan Ed pernah tinggal bersama, dan sekarang kau tinggal bersama adiknya. Itu benarkan". Wendy kembali membalas irene dengan kata-kata yang mampu membuat sahabat nya itu sudah bersiap-siap mencopot heels nya.
Namun ketika heels itu sudah terangkat, ketuk pintu ruangan terdengar dan membuat keributan diantara mereka menjadi hening.
"Masuk!". Teriak irene.
Seorang bawahan wanitanya masuk dengan wajah bingung sekaligus heran melihat sosok Bosnya sedang memegang heels, dan juga seorang Wendy yang saat ini bertingkah seperti tidak ada yang pernah terjadi sebelumnya.
"Nona Bae, Itu.. Itu.. Ada.. "
"Apa?!". Irene kelewat kesal karena karyawan nya itu terlihat kebingungan.
"Boleh aku masuk?"
Suara berat seorang pria dari arah pintu terdengar dan membuat ketiga wanita didalam sana menoleh ke arah yang sama.
Dan pada detik itu..
"Ya tuhan.. ". Gumam Wendy dengan raut terkejut nya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.