[S2] Chapter 31

11.8K 892 155
                                        

"Revenge is a dish best served cold."
LEONE ᚛

⚜⚜⚜

Hari ini adalah hari ulang tahun Leone, ia genap berusia 26 tahun dan telah resmi menyandang gelar Don keluarga Luciano. Semua orang berkumpul, berdoa, dan berpesta sejak siang hari. Tidak terkecuali dengan pasangan baru yang telah menikah selama tiga bulan, Dante dan Gemma. Mereka terbang dari New York dua hari lalu.

Alexa kembali ke rumah keluarga Luciano pukul sepuluh pagi. Ia datang dan segera menyibukkan diri dengan berbagai macam makanan yang akan dihidangkan untuk seluruh keluarga malam ini. Tentu saja ia mendapat banyak bantuan dari para gadis muda yang selalu bersemangat saat bertemu dengannya, termasuk Gemma.

Di dapur, Alexa sedang mencicipi masakan yang dibuat langsung oleh Gemma. Meskipun gadis itu lahir dan tinggal lama di Amerika, tetapi ia cukup pandai memasak makanan Italia. Alexa sangat senang memiliki adik ipar yang berbakat memasak. Makanan enak adalah salah satu alasan mengapa istri Don itu bahagia tinggal di Italia.

Gemma baru saja selesai membuat Polenta. Makanan yang berasal dari zaman Roma kuno, hidangan sederhana yang terbuat dari tepung jagung dari semua wilayah Italia utara. Polenta disajikan dalam irisan, bahkan bisa digoreng, untuk dibawa ke meja tanpa bumbu. Biasanya Gemma membuat Polenta sebagai pendamping daging, dengan mentega, keju lunak, ikan, atau hidangan yang mengandung banyak saus. Ini adalah kali pertama Alexa mencoba Polenga, tanpa pikir panjang ia ingin semakin akrab dengan adik iparnya itu dan mencicipi makanan lain.

Setelah selesai dengan urusan dapur, Alexa membawa Gemma ke taman belakang untuk mengobrol. Tidak banyak hal yang bisa Alexa ceritakan tentang kehidupannya—karena Leone melarangnya bercerita, jadi ia meminta Gemma untuk menceritakan bagaimana kehidupan pernikahannya yang masih seumur jagung.

 Tidak banyak hal yang bisa Alexa ceritakan tentang kehidupannya—karena Leone melarangnya bercerita, jadi ia meminta Gemma untuk menceritakan bagaimana kehidupan pernikahannya yang masih seumur jagung

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

“Jika seorang pria sudah berani bermain tangan denganmu, tinggalkan pria itu dan lakukan apapun yang kau inginkan. Orang seperti itu tidak layak untuk dipertahankan,” kata Alexa, memberi nasehat pada Gemma. Ia mengamati wajah mungil bak boneka porselen yang juga memandangnya dengan mata berbinar.

“Kalau Dante sampai memukulmu, kau bisa langsung melaporkannya padaku. Aku akan memberinya pelajaran yang tidak akan pernah dia lupakan.”

Gemma tertawa. “Kakak tidak perlu khawatir, Dante tidak pernah berkata kasar atau bahkan memukulku, dia memperlakukan istrinya dengan sangat baik. Aku mencintainya.” Senyuman cerah merekah diwajahnya.

Alexa senang mendengar jawaban Gemma. Akan tetapi matanya masih menerka-nerka, apakah gadis itu berkata jujur padanya atau tidak. Ia masih ingat bagaimana Dante marah besar pada Leone karena tiba-tiba memintanya pergi Chicago untuk mempersiapkan pernikahan dengan gadis paling cantik di Chicago Outfit. 

The DevilTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang