12. SEBATAS TARUHAN

373 29 6
                                        

Cuma sebatas taruhan, gak perlu pakai hati apalagi ada rasa!

~ARYA~

💦

"Lho bukannya tadi roti tawar,Mas??

"Iya, roti tawar tapi manis kalo lihat orangnya."

Anisa beristighfar lirih,meyakinkan dirinya jika apa yang diucapkan Arya hanya sebatas rayuan candaan saja.Arya playboy Anisa, jadi dengan mudah kalimat manis ia ucapkan.

"Pacar ya Sa? "goda Santi menahan senyumnya.

" Bukan Mbak. Bukan pacar Anisa, "elak Anisa cepat.

Santi terkekeh geli, wajah Anisa terlihat jelas memerah antara malu, kesal, atau tersipu!Santi sebenarnya tahu jika pemuda tadi pacar Anisa pasti tidak mungkin. Ia mengenal betul bagaimana Anisa.Anisa paham dimana dalam islam tidak dianjurkan sama sekali untuk mendekati zina.Salah satunya adalah pacaran.

Bagaimana pun yang namanya pacaran tetaplah pacaran, tidak ada dalam islam mengatakan adanya pacaran islami. Jelas tidak ada, itu hanya alibi manusia saja.Dengan tegas Allah berfirman dalam QS. Al-Isra' ayat 32 yang artinya : "Dan janganlah kamu mendekati zina, (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk. "

" Tapi jujur deh tadi ganteng lho Sa,namanya siapa? "tanya Santi lagi.

Anisa menghela napas,lalu kemudian menjawab dengan menyebut nama Arya sebagai jawaban.Santi manggut-manggut, sedetik kemudian tersenyum menggoda Anisa.

" Anisa ... Arya, wah disatukan jadinya jodoh mungkin, "goda Santi terkekeh geli.

" Issh Mbak Santi,"tegur Anisa tidak terima.

" Eh jangan begitu Anisa, jodoh mana tahu. Mending Anisa aminkan saja ucapan Mbak tadi, "ujar Santi terkekeh kembali.

Anisa menghela napas, bukannya Arya pergi ia lebih tenang ternyata tetap sama.Wajahnya masih terasa memanas apalagi Mbak Santi terus menggodanya.

" Kak Aryanya kemana Kak? "tanya Haidar yang baru saja kembali diikuti Wahyu dibelakangnya.

" Arya yang mana Haidar? "tanya Wahyu.

" Itu Ayah, temannya Kak Anisa, "jawab Haidar tersenyum melirik Anisa.

Wahyu mengangguk pelan menanggapi ucapan Haidar. Meski setahunya Anisa hanya bersahabat dengan Iza, baru hari ini ia mendengar ada teman Anisa yang lain yaitu Arya.

" Terus Aryanya kemana Anisa? "tanya Wahyu.

" Pamit pulang Ayah, katanya titip salam untuk Ayah, "balas Anisa setenang mungkin.

Wahyu tersenyum dan menjawab titipan salam dari Arya.Meski sebenarnya ia merasa penasaran dengan teman Anisa yang bernama Arya ini. Benar hanya teman atau ada maksud lain?

💦

" Enggak, Enggak! Yang benar aja masa gue... Issh enggak Arya, lo harus inget tujuan awal lo, "monolog Arya pada dirinya sendiri.

Arya sadar ada yang aneh, tetapi ia harus ingatkan kembali dirinya sendiri. Mendekati Anisa hanya sebatas taruhan.Arya memenangkan taruhan dan selesai, hanya itu.Apa kata dunia seorang Arya bisa luluh hanya karena Anisa?! What?!Yang benar sajalah.

Assalamualaikum AnisaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang