Hehe ada yang nunggu cerita ini??
Atau kalian sudah bisa menebak kelanjutannya?? Atau bahkan endingnya??
Hehe, Okelah!
Maaf kalo ekspetasi kalian tak sesuai realita wkwkwk😂
Happy reading and enjoying gaes 🙌
Gue mau.....lo suka gue.
-ARYA-
💦
Anisa menghela napasnya,terkadang ia tak habis pikir kenapa juga ia dipertemukan dengan Arya.Mungkin yang dibilang Iza ada benarnya, eh tapi entahlah.Huuft,padahal Anisa tahu su'udzon itu tidak baik tetapi tak dipungkiri terkadang pikiran negatifnya juga datang bersamaan dengan datangnya Arya.
Anisa menghela napas pelan, mengetuk pintu rumahnya lebih dahulu. Setelahnya Anisa tersenyum mendapati sang adik, Haidar yang membukanya.
"Kak Anisa kenapa sih kok kelihatannya ngos-ngosan gitu??Kakak habis lari?"terka Haidar sambil menyalami kakaknya.
"Kakak gak papa dik, udah masuk yuk,"balas Anisa merangkul Haidar untuk masuk.
Keduanya pun masuk ke dalam. Tak sadar jika dari jauh ada seseorang yang mengamati keduanya hingga masuk ke dalam.Tak sia-sia memang hari ini ia memilih memakai motornya. Hmm, sepertinya semesta tengah mendukungnya.
Masih ingat kan dengan Arya? Ya pastilah kalian ingat jika Arya mengikuti Anisa dari jauh.Lelaki jangkung itu pun melepas helmnya, merapikan rambutnya sekilas dan mulai turun berjalan mendekat ke rumah sederhana di hadapannya.
"Jadi ini rumah dia,"gumam Arya lirih sambil menatap sekitar rumah tersebut.
Arya pun melangkahkan kakinya menuju pintu rumah tersebut. Mengetuk pintu layaknya tamu pada umumnya.Arya juga berharap Anisa lah yang membukanya.
💦
Tok! Tok! Tok!
Haidar yang tengah mengerjakan tugas sekolahnya di ruang tamu hendak beranjak membuka pintu.
"Kakak saja dik. Kamu selesaikan saja tugasnya."ujar Anisa.
Haidar mengangguk saja dan kembali ke tugas-tugasnya. Sedangkan Anisa bergegas untuk membuka pintu. Siapa ya yang bertamu ke rumahnya?.Semakin dekat dan sangat dekat.
"Ya, siapa?"
Anisa membulatkan matanya.Sadar jika ia menatap ke orang itu sesegera mungkin Anisa palingkan wajahnya dan beristighfar lirih. Arya sendiri tersenyum lebar, bagus Anisa menatapnya meski ia tahu gadis itu tak sengaja melakukannya.
"Hai, ketemu lagi kita."ujar Arya masih setia dengan senyumannya.
Anisa menutup pintunya, tak ingin Haidar terganggu karena ulah tamu tak diundang di hadapannya ini.
"Kamu? Kamu ngikutin saya?? "
"Hmm bisa dibilang iya."balas Arya enteng.
KAMU SEDANG MEMBACA
Assalamualaikum Anisa
SpiritualBerawal dari taruhan antara Arya cs yang melibatkan seorang gadis berjilbab bernama Anisa.Arya menerima taruhan tersebut dengan entengnya dan percaya diri berkali lipat.Namun sepertinya kali ini tak semudah angannya. "Hai,gue Arya." "Assalamualaikum...
