thirty one [belanja]

9K 899 5
                                        

"Naoki! Lihat kereta bayi ini sangat lucu!" Yogo terpekik senang ketika melihat sebuah kereta bayi berwarna pink bermotif helo Kitty

"Yogo, kita tidak mengetahui jenis kelamin nya, beli yang natural saja ya? Yang bisa di gunakan laki-laki dan perempuan" ada sedikit kekecewaan di wajah manis itu namun ia segera bersemangat kembali dan dengan antusias memilih perlengkapan bayi

Mereka berencana untuk berbelanja banyak barang untuk sang buah hati dan ayah Naoki secara khusus menyewa sebuah mall itu agar mereka bisa berbelanja dengan mudah, yah sebenarnya mereka boleh saja membawa semua yang ada di mall ini pulang namun Naoki tidak ingin rumahnya berubah menjadi mall jadi mereka hanya akan mengambil barang sepuasnya hari itu

Ketika selesai memilih kereta bayi mereka berganti yaitu baju bayi. Sebelumnya Naoki bisa menghentikan Yogo untuk memilih banyak kereta bayi namun sekarang sepertinya tidak

Yogo langsung memasukkan keranjang baju-baju yang imut menurutnya, sampai keranjang itu penuh Yogo akhirnya berhenti, Naoki sudah memperingatkannya sampai mulut nya mengeluarkan busa namun sepertinya Yogo telah menjadi tuli sesaat

"Naoki-san, lihat celana ini begitu lucu! Ada dua motif yang satu harimau dan yang satu gajah, mana lebih lucu?"

"Yogo-""oke! Dua-duanya saja kita beli!"

'ya tuhan, bagaimana pria dengan perut sebesar itu tidak lelah berkeliling dari tadi?! Aku sudah tidak sanggup!' Naoki berteriak di dalam batinnya

Yogo berhenti saat memasuki jam makan siang, dia kelaparan dan merengek pada Naoki untuk makan

Dan selama makan Yogo hanya membicarakan tentang perlengkapan bayi, tidak ada yang lain, seperti 'hari ini hanya untuk diri ku dan bayi ku' dan membuat Naoki sedikit cemburu

"Ayolah Yogo, kau terus-terusan membahas little Yogo dari tadi pagi"

Yogo tersentak "be-benarkah?" Tanya Yogo tak percaya

"Ya! Aku cemburu! Jangan abaikan aku" Naoki mengeluarkan ekspresi sedih di wajahnya

Yogo buru-buru mendekati Naoki dan memeluknya "maafkan aku! Maafkan aku! Aku tidak akan mengulanginya lagi!" Naoki tetap tidak mengubah ekspresi nya ia menatap Yogo dengan wajah seperti akan menangis

"Aku ingin cium" ujarnya

"Ci-cium?"

"Ya!" Yogo melihat menengok ke kanan dan kiri memastikan tidak ada orang yang akan melihatnya kemudian mendaratkan bibirnya ke pipi Naoki dan dengan cepat menariknya kembali

"Sudah! Aku sudah mencium mu! Jadi jangan marah" Naoki sebenarnya sedikit kecewa dengan ciuman di dahi itu yang dia inginkan di bibir! Ayolah dia ingin sesuatu yang romantis terjadi di sini!

Tidak ada hal seperti itu harus hingga mereka pulang dari berbelanja, Yogo sudah terlalu lelah dan tertidur meski mereka baru saja menjalankan mobil

"Oke, baby, lihat ibu mu dia sangat antusias untuk mu hingga melupakan ku lihat saja nanti jika kau sudah lahir dan merebut ibumu dari ku aku akan benar-benar memisahkan kamar mu!" Omel Naoki

Belanja hari ini berakhir, banyak barang bawaan yang di bawa ke rumah baru mereka dan sedang di bereskan. untuk sekarang Naoki dan Yogo masih tinggal di apartemen milik Isaki

a few hours later

Telfon Yogo berdering, dan tulisan 'bunda' terpampang jelas di layar. Yogo buru-buru mengangkat nya dan menyapa

"Halo bun"

"Apa kalian sudah selesai berbelanja?"

"Ah, iya. Kami sudah pulang dari beberapa jam yang lalu"

"Baguslah, boleh ibu minta alamat rumah mu?"

"Untuk?"

"Bunda dan ayahmu membelikan beberapa baju bayi dan perlengkapannya, tidak banyak kok hanya beberapa kardus bersama barang-barang mu saat masih bayi"

"Apa?!" Semua orang menatap Yogo yang berteriak dengan tiba-tiba mereka saling memandang memutuskan untuk menunggu hingga panggilan berakhir

"Jangan berteriak kau membuat bunda kaget"

"Maaf. Baik aku akan kirimkan"

"Oke, bunda akan menunggu mu, sampai jumpa"

"Sampai jumpa, aku sayang Bunda"

"Bunda juga sayang dengan mu"

Panggilan berakhir dengan suara 'bib' Naoki langsung bertanya dengan khawatir

"Ada apa?"

"I-ibu...." Naoki tiba-tiba menjadi gugup

"Ibu mengirimkan beberapa dus baju bayi!" Teriak Yogo panik

"Apa?! Hah?! Lagi?!"

"Seharusnya aku tidak membeli terlalu banyak tadi..... Naoki-san juga tidak menghentikan ku!"

"Aku sudah menghentikan mu namun kau seperti pura-pura tuli"

"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaa baik itu semua salah ku! Tapi jujur baju-baju itu terlalu imut! Jadi aku membeli banyak!"

'sepertinya dia tidak berfikir bahwa bayinya akan tumbuh dan pakaian itu pasti tidak bisa di gunakan lagi' batin Nanao, Naoki, dan Isaki

Not Again (bxb)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang