"Aku kakak kandung mu sayang" ujar pria yang ada di depan ku itu
Tidak, aku benar-benar tidak percaya ini apa dia benar-benar kakak ku?
"Ka-kakak?" Pria itu mengangguk
"Kau tidak percaya? Lihat aku punya buktinya" dia mengambil kertas dari kantong jas nya lalu menyerahkan nya pada ku
Aku menerima kertas itu dengan gemetar lalu membacanya di situ tertulis jelas bahwa aku 99% adalah anak kandung dari pria bernama Osaka Tomori
"Osaka Tomori adalah ayah kita, aku di sini ingin menjemput mu dan membawa mu kerumah utama" aku termenung
Mimpi apa aku semalam hingga bertemu dengan kakak kandung ku?
"Yogo!" Aku menoleh
Naoki mendekati ku dengan raut wajah yang menyeramkan, saat ia hendak menggapai tangan ku aku di tarik oleh orang lain
"Maaf harusaki-san, maaf tapi aku sedang ada urusan dengan adik ku" ujarnya dengan menekan kata adik seolah memperingati
"A-ano tapi aku-" Sebelum aku menyelesaikan kata kata ku Tengkuk ku di pukul dan aku pun jatuh pingsan ku harap mereka tidak bertengkar dan melukai satu sama lain
Saat aku terbangun aku berada di dalam sebuah kamar asing yang cukup mewah
"Halo" aku menoleh kesamping ranjang, ada seorang wanita cantik Duduk di sana
"Ha-halo?"
"Yogo..... Ini ibu....." Wanita itu menangis sambil mengelus kepala ku lembut
"I-ibu?" Aku bingung, ini benar-benar terlalu mendadak aku belum siap untuk ini
"Iya, kau pasti bingung" aku mengangguk aku tidak pernah terfikir memiliki keluarga kandung mungkin hanya aku dan anak ku
"Dulu saat kau masih bayi, aku dan ayah mu mengalami sedikit masalah di perusahaan waktu itu ibu masih bekerja jadi kami selalu membiarkan kau dan zayu kakak mu sendirian barsama para pelayan di rumah. Kami memang memiliki banyak musuh bisnis tapi kami tidak menduga bahwa mereka akan menyerang rumah yang hanya berisi dua anak kecil dan pengasuhnya"
"Mereka menculik mu, mencoba mencelakai zayu dan membakar rumah ini, kami.... Setidaknya saat itu kami bersyukur bahwa zayu masih selamat dan tidak terluka parah tapi tetap saja rasa kehilangan tetap meliputi kami apa lagi zayu, aku..... Aku benar-benar tidak bisa membayangkan jika sesuatu terjadi pada mu" wanita itu menangis kencang
Ini benar-benar terlalu mendadak tapi mungkin akan sangat menyenangkan memiliki sebuah keluarga "i-ibu ja-jangan menangis" ujar ku pelan, aku malu karena ini adalah pertama kalinya aku memanggil seseorang dengan panggilan ibu
Wanita itu mendongak ia langsung memelukku erat dan isakan nya semakin menjadi. Aku mengelus-elus punggung ibuku untuk menenangkannya
Setelah setengah jam ia menangis akhirnya berhenti saat kakak (?) Ku masuk kekamar itu
"Halo adik kecil" sapa nya
"Halo...."
"Aku membawakan telfon untuk mu dari suami? Atau kekasih mu?" Ujarnya
Blush
"Di-dia kekasih"
Dia terkekeh "ibu, sudah cukup menangis nya ayo biarkan Yogo berbicara dengan kekasihnya" ibuku mengangguk
"Nanti pelayan akan datang ke kamar mu untuk membawakan makan malam jadi kau tidak perlu turun, bejalan menuruni tangga dengan perut sebesar itu pasti sulit bukan" aku tercengang dia mereka sudah tau bahwa aku hamil
"A-ano..."
"Tidak apa, kau tidak aneh kau itu spesial mengerti jadi jangan di pikiran" ujar kak zayu sambil tersenyum
hati ku menghangat, aku memandang mereka sambil tersenyum"terima kasih"
KAMU SEDANG MEMBACA
Not Again (bxb)
Fiction généraleOsaka Yogo adalah seorang pria gay yang tidak sengaja di tiduri oleh pengusaha ternama yang sedang mabuk. karena rasa tanggung jawab yang tinggi pengusaha yang bernama Naoki tersebut menikahi Yogo. namun, apa yang di harapkan dengan pernikahan tanpa...
