Aku membuka mataku dan langsung di sambut dengan nyeri yang luar biasa pada pinggang dan luka-luka ku, Saat aku turun bibi pelayan bilang Naoki sudah berangkat.
Aku akhirnya sadar jangan pernah menunggu Naoki pulang, dan banyak uang bukan berarti kau akan bahagia
Aku melamun di ayunan taman rumah, tiba-tiba Kiki muncul di depan ku hingga membuat ku terperanjat kaget
Kiki mencibir "Terlalu berlebihan"
"Maafkan aku, ada apa?"
"Dimana Naoki ?" Aku menatapnya bingung
"Maksud mu?"
"Jangan berpura-pura tidak tahu! Dimana Naoki ?!" Dia membentak ku
"Aku tidak tahu, semalam dia pulang dalam kondisi mabuk berat lalu paginya dia pergi" jawab ku jujur
"Pelacur! Ini semua salah mu!"
Plak
Kiki menampar ku. aku sudah tidak peduli, aku muak.
"Cih!" Kiki pergi begitu saja
"Hah.... Aku...." Ingin mati saja
"Tuan muda" panggil bibi Eli dia satu-satunya pelayan yang dekat dengan ku
"Iya kenapa bi?" Aku menoleh
"Anda baik-baik saja?" Tanyanya dengan khawatir
"Aku baik, aku hanya sedikit pusing" jawab ku jujur, memang dari pagi perut dan kepalaku sedikit pusing
"Mau saya siapkan mobil untuk kerumah sakit?"
"Tidak perlu, aku mungkin hanya masuk angin. kalau begitu aku kekamar dulu ya bi, bangunkan aku saat makan malam" aku tersenyum pada dan di balas anggukan dari bibi Eli
.
.
.
.
Dua Minggu berlalu Naoki belum pulang sama sekali dan aku selalu muntah-muntah di pagi hari, bahkan aku tidak nafsu makan karena saat aku memasukkan makanan itu ke mulut ku maka aku akan memuntahkan semuanya, Bibi Eli yang khawatir memaksa ku untuk memeriksakan diri ke rumah sakit.
Sampai di rumah sakit aku langsung di periksa karena bibi Eli sudah membuat janji Sebelumnya, selama pemeriksaan dokter itu terus mengerutkan keningnya, apakah aku mengidap penyakit yang serius?
"tuan harusaki, tunggu sebentar di sini saya akan memanggilkan dokter yang sesuai untuk Anda" ujar nya aku mengangguk aku sudah tidak bisa berfikir positif apakah aku akan meninggal dalam waktu dekat?
Beberapa saat kemudian dokter lain datang, lalu membawa ku ke ruangan yang lain.
Dokter itu mengoleskan sesuatu pada permukaan perut ku lalu mulai memeriksa nya.
"Tuan anda dinyatakan hamil" ujarnya
"Apa?!" Pekik ku kaget
"Anda hamil tuan, ini adalah hal langka, mungkin 1% dari 99%"
Aku ternganga, aku.... Hamil, ada bayi di perut ku, tapi... Bagaimana bisa ada bayi di hubungan yang senggang ini?
Setelah pulang dari rumah sakit aku memutuskan untuk membangun usaha restoran dengan perantara Daiki, Daiki pun setuju dengan senang hati.
Banyak yang harus ku urus, dari restoran baru, perceraiannya dan rumah yang ku beli di kota lain.
Berminggu-minggu kemudian, aku bahkan tidak peduli apakah Naoki pulang atau tidak karena aku lebih banyak menghabiskan waktu di luar.
Setelah menyelesaikan perceraian aku pulang untuk memberikan surat perceraian pada Naoki, sial nya saat aku pulang Naoki sedang mabuk, dengan sepenuh tenaga aku melawan Naoki menjauh dan berkata dengan lantang
"Kita cerai! Dan ini surat perceraian kita, mau kau datang ke pengadilan atau tidak terserah! Aku tidak peduli!"
Salahku yang sudah terjatuh tertimpa tangga juga. Naoki marah besar menampar ku dengan keras dan memukul ku, tanpa sadar Naoki mengambil pisau buah yang ada di meja tamu
"N-naoki! Hentikan! Apa yang ingin kau lakukan! Naoki!"
Jleb!
Perih.....
Sialan!
Biadab!
Pisau itu menancap tepat di jantung ku, bibi Eli yang mendengar teriakkan ku berlari menuju ruang tamu
Alangkah terkejutnya ia saat melihat kondisi ku. dengan panik dan ketakutan bibi Eli memanggil ambulans dan polisi sedangkan Naoki memandang ku dengan pandangan kosong
'Ah.... Ini..... Akhir dari ku..... Sangat menyedihkan.....'
'maafkan papa ya nak, papa belum bisa menjadi orang tua yang baik untuk mu'
'daiki.... Semoga kau mendapat bayi yang lucu dan kebahagiaan yang abadi'
'ibu.... Ayah... Siapapun kalian, terimakasih sudah menunjukkan Dunia yang kejam kepada ku.....'
KAMU SEDANG MEMBACA
Not Again (bxb)
Ficción GeneralOsaka Yogo adalah seorang pria gay yang tidak sengaja di tiduri oleh pengusaha ternama yang sedang mabuk. karena rasa tanggung jawab yang tinggi pengusaha yang bernama Naoki tersebut menikahi Yogo. namun, apa yang di harapkan dengan pernikahan tanpa...
