"kau tidak pulang?" Tanya isaki pada Naoki
"Tidak, aku akan menunggu Yogo sadar"
"Kalau begitu aku titip Yogo, aku harus kembali ke restoran lagi" saat isaki berbalik Naoki bertanya
"Kenapa kau tidak mengusir ku?"
Isaki berbalik "Karena Nanao tidak mengusir mu, ia memiliki pendeteksi yang kuat jadi tidak masalah kau di sini" isaki langsung pergi setelah kata-katanya selesai
Naoki menoleh kearah Nanao "kenapa menatap ku seperti itu?"Nanao menggembungkan pipinya
"Tidak...."Naoki mengambil kursi dan duduk di samping ranjang Yogo
"....apa kau saudara kandung Yogo?"Naoki bertanya
"Bukan, kata kakak dan kak Yogo kami bertemu di panti asuhan"
"Panti asuhan?"Naoki tidak pernah tahu bahwa Yogo pernah tinggal di panti asuhan
"Iya, kata kak Yogo saat ia berumur 6 tahun pasangan gay mengadopsinya dan saat umurnya 8 tahun orang tua angkatnya mengalami kecelakaan"
"Aku..... Tidak tahu kalau dia pernah tinggal di panti asuhan"
"Kau suami yang buruk" Naoki tersentak
"Ya aku suami yang buruk"
.
.
.
.
"Bagaimana?" Dokter itu menatap wanita di depannya dengan sangat antusias
"Itu sedang dalam proses, kau adalah dokter pasti kau tahu berapa lama hasilnya akan keluar"
"Nagi- Chan, jika hasil tes nya positif aku akan menculiknya dan membawanya ke rumah utama" wanita yang di panggil Nagi itu mengangguk
"Tapi kau tahu kan siapa lawan mu?"
"Ya, Harusaki Naoki"
"Kalau begitu aku akan pergi dulu, saat hasil tes nya keluar aku akan segera memeri tahu mu" dokter itu mengangguk
Dokter itu bernama Osaka Zayu salah satu dokter dari rumah sakit xxx dan penerus dari Osaka crop
Telefon Zayu berdering "halo ma"
"Zayu, Minggu ini kau pulang kan nak?"
"Belum ma, aku sedang mempersiapkan hadiah spesial untuk mama"
"Hadiah?"
"Iya"
"Baiklah mama akan menunggumu"
"Hn, kalau begitu aku tutup ya telfonnya masih ada pasien"
"Semangat kerjanya sayang"
"*Terkekeh* iya ma" Zayu mematikan telfon nya dan kembali bekerja
.
.
.
.
.
Yogo membuka matanya, langit sudah gelap di luar, ia kembali mengingat kejadian tadi siang dia menghela nafas entah kenapa emosinya Sangat sulit untuk di kendalikan belakangan ini
"Kau sudah bangun?" Yogo tersentak
"Kau..... Masih di sini?" Naoki mengangguk
"Bagaimana pekerjaan mu?"
"Sekertaris ku mengurus semuanya"
"....." Hening, saat Yogo ingin bertanya Naoki terlebih dahulu berbicara
"Aku minta maaf, di kehidupan ini maupun sebelumnya, aku bodoh saat itu, aku berfikir hanya Kiki yang tulus mencintaiku ku pikir semua orang yang ada di dekat ku hanya menginginkan uang dari ku, aku salah, Kikilah yang mempermainkan ku. "
"Ku mohon maafkan aku, aku terlena dengan godaan dan adu domba Kiki aku, aku.... Aku mencintaimu" Naoki menangis kembali
"Kau pria yang cengeng" Naoki merasakan sentuhan lembut di kepalanya ia melebarkan matanya lalu mendongak
"Kau tau rasanya menyakitkan ketika kau tidak pulang ketika aku menunggumu, namun saat kau pulang kau mengamuk dan menyiksa ku, sakit sangat sakit"
"Maafkan aku"
"Berhentilah meminta maaf kau membuat ku geli" Yogo terkekeh
Naoki meraih tangan Yogo lalu menciumnya "tolong, beri aku kesempatan sekali lagi untuk memperbaiki kesalahan ku"
"Tuhan memberi mu kesempatan kenapa aku tidak?" Yogo tersenyum
"Terima kasih, aku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama seperti dulu"
"Hm, aku percaya"
KAMU SEDANG MEMBACA
Not Again (bxb)
General FictionOsaka Yogo adalah seorang pria gay yang tidak sengaja di tiduri oleh pengusaha ternama yang sedang mabuk. karena rasa tanggung jawab yang tinggi pengusaha yang bernama Naoki tersebut menikahi Yogo. namun, apa yang di harapkan dengan pernikahan tanpa...
