Part 34//Mommy Boy

52 2 0
                                        

Klik tanda bintang untuk melanjutkan ceritanya....

Happy reading guys

"Rindu paling dalam adalah merindukan seseorang yang sudah bahagia disana"

Felicia Amanda Andriand

🍒🍒

Mendengar kata malam minggu pasti teringat dengan pasangan yang malam mingguan jalan bareng atau sekedar menghabiskan waktu berdua,tapi tidak dengan jomblo yang malam minggu sambil scrol sosmed berharap ada yang mengajaknya jalan dan berkencan atau hanya rebahan sambil menghalu mendambakan cowo idamanya.

Tapi tidak dengan dua orang yang terpaksa malam minggu akibat ulah tak lain Feli. Karena mengantikan feli yang sedang sakit terpaksa Dinda menyetujui ajakan dari Feli.

Sebenarnya ia merasa tak enak dengan Dion yang mengajak feli malah dia diajak ,bahkan sekarang perjalan menuju ke tempat bioskop di dalam mobil mereka hanya bisa bisa diam membisu tanpa ada yang mau membuka suara.

Dinda bukan orang yang pendiam dia merasa begitu tersiksa dengan keadaan ini apalagi dia cuman menggantikan posisi feli saja.

Dion masih fokus kejalanan yang cukup ramai, dinda sekali-kali melirik Dion yang fokus menyetir, rasanya ia ingin berbicara apa saja asal tak ada rasa kecanggungan tapi karena gengsinya itu akhirnya dia hanya bisa tertahan di lidah saja dan mengajak pikiranya berbicara.

Tak lama mobil yang mereka kendari akhir sampai ditempat tujuan ,Dinda bisa bernafas lega akhirnya perjalan yang cukup panjang itu selesai walupun ia tahu jarak rumah dari tempay bioskop itu tak terlalu jauh tapi baginya ini jauh dan baru pertama di ajak seorang lelaki malam mingguan.

Bagaimana rasanya pasti sangat canggung dan juga degdegan takut orang yang mengajak kita jalan akan ilfil dengan kita.

Ia masih tak tahu harus bersikap bagaimana ketika jalan dengan sesorang apalagi orang yang kita sukai awkward banget rasanya.

Dion keluar dahulu meninggalkan Dinda didalam mobil tanpa mengajaknya. Dinda mengembuskan nafas panjangnya

"Semangat dinda!" ucapnya. Keluar dari mobil dan tersenyum melihat Dion yang menatapnya dengan wajah datar

Apakah Dion merasa tak senang mengajak dia, dinda tau dia hanya pengganti feli ia sadar akan itu dan itu yang merasa bersalah sejak perjalan tadi. Apakah dia benar dengan jalan dengan dion sedangkan Dion menginginkan orang lain bukan dia.

"Kenapa diam?"ucap Dion menyadari Dinda yang tak menjawab ajakanya

Dinda langsung tersadar dari pikiranya menggeleng sekilas dan terseyum

"Ya udah ayo!,lu mau jadi tukang parkir disini trus?

Dinda menggeleng "ayo!" ajak dinda mereka pun pergi menuju tempat bioskop

"Dion kita mau nonton apa?"Ucap Dinda sejak tadi hanya diam

"Lu mau nonton apa?"balik tanya dion

Dinda beepikir sebentar sambil melihat poster poster yang ada di dingding gedung bioskop "gimana kalo itu!"tunjuk Dinda pada film romantis yang sedang trend

"Gue gak suka film romantis"

"Oh gak suka ya?" dinda berpikir lagi dan akhirnya film drama komedi "itu! "tunjuknya lagi

Dion melihat kearah yang ditunjuk Dinda "Oke.Gue pesen tiket dulu!"

Dinda menganguk setuju "Gue mau beli popcorn dulu" ucapnya

Mommy Boy [on Going ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang