Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Happy reading_-_-_-
"Kau yakin?"
"Ya, aku akan kembali keduniaku"
"Portal sudah dibuka, ini kesempatanku"
Venus kembali ketubuhnya dan mulai membuka mata.
"Dery....aku menyukaimu" kata terakhir yang diucapkan venus sebelum dia kembali pingsan.
"Hm? Aku merasakan sesuatu yang jahat" gumam dewi castil yang menutup portal.
Berminggu minggu berlalu sejak venus sadar, ia kembali kesekolah untuk mengikuti ujian kelulusan.
"Ujian selesai, semua siswa harap meninggalkan ruang ujian"
"Venus, gimana ujian terakhirmu?"
"Entahlah, aku cuman bisa pasrah" ujar venus yang menghela nafas.
"Venusssss, ayo kekantin" teriak sisil dari kejauhan.
"Gak bisa, gue mau keluar sama venus"
"Cih...sapa lu ngambil ngambil venus?"
"Pacarnya, mau apa lu"
"Venus?"
"Hehe..."
Sisil yang terkejut langsung terdiam dan kehilangan semangatnya.
"Sil, kalau mau ikut kami juga gak papa"
"Gak makasi, jadi nyamuk itu gak enak"
"Makanya cari pacar" ujar dery yang menarik tangan venus.
"Dery!"
"Hihi....." dery yang tersenyum segera pergi keparkiran dan menyalakan motornya.
Dery segera mengantarkan venus pulang dan menunggunya mengganti baju.
"Ven, kamu tinggal sama siapa sekarang?"
"Sendiri, bibiku udah nikah sama orang jepang jadi tinggalnya dijepang"
"Oh...udah siap?"
"Udah, ayo"
Venus segera mengunci pintunya dan pergi jalan jalan dengan dery. Tertawa dijalan dengan melihat kota dimalam hari.
♤♤♤
"Ven, aku sebenernya ada janji sama temenku. Mau nongki"
"Oh...yaudah bentar lagi aku pulang aja, biar temenmu dateng kesini"
"Gak usah, kamu nemenin aku aja, oke"
"Ougey...."
Setelah menunggu sekitar setengah jam akhirnya seorang laki-laki muncul.
"Bro!" Teriaknya dari pintu masuk.
"Oy!"
"Wih....cewek baru, pacar dery kan yang sering diceritain?"
KAMU SEDANG MEMBACA
7 hearts -S2 || nct dream
FantasíaSeason 2, 7 hearts, venus kembali kedunianya dan bertemu dengan dery. Setelah pulang dari rumah sakit venus kembali keaktivitasnya sehari hari, hingga bibinya menyarankan untuk meneruskan pendidikannya dengan berkuliah. Takdir mempertemukan mereka k...
