BAB 6 (Dimulainya drama)

3.9K 362 3
                                        

Jalan-jalan ke pantai carita

Jangan lupa beli ikan

Bila ada kesalahan dalam kata

Mohon untuk segera di maafkan

.

.

.

Hari ini zea sudah mulai kembali untuk bersekolah setelah selama dua minggu dia koma, dan hari ini juga drama-drama dalam alur novel akan dia saksikan secara langsung.

Di kamar zea sudah rapih dengan menggunakan seragam sekolahnya dengan memakai sepatu boots hitam yang berhak tinggi, serta rambut yang di kuncir satu meninggalkan helaian rambut yang berjatuhan, di telinganya dia sudah memasang airpods.

Di kamar zea sudah rapih dengan menggunakan seragam sekolahnya  dengan memakai sepatu boots hitam yang berhak tinggi, serta rambut yang di kuncir satu meninggalkan helaian rambut yang berjatuhan, di telinganya dia sudah memasang airpods

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

(Contoh style zea)

Sementara di meja makan gerald sudah duduk tenang menunggu zea.

tak tak tak

Bunyi sepatu menggema di ruangan makan, menandakan zea sudah sampai dan langsung duduk di depan gerald.

"Kamu mau sarapan apa?" tanya gerald.

"Roti" jawab zea, kemudian para maid langsung menyiapkan roti untuk zea. Setelah beberapa menit akhirnya mereka selesai.

"Kamu mau berangkat bareng abang?" tanya gerald ketika melihat zea bersiap pergi.

"Sendiri" Sahut zea datar dan langsung melangkahkan kakinya untuk ke garasi dan si susul oleh gerald.

"Hati-hati jangan ngebut, Abang tunggu di parkiran" Ucap gerald memperingati zea.

"Hm" setelahnya zea langsung masuk ke mobil dan berangkat di susul oleh gerald yang berangkat menggunakan motor sportnya.

Di butuhkan waktu setengah jam untuk zea sampai di sekolahnya padahal jarak yang di tempuh lumayan jauh, dia memarkirkan mobilnya dan tetap berada di dalam mobil sambil menunggu abangnya sampai, sementara para siswa yang melihat siapa pemilik mobil tersebut penasaran.


Tak lama suara motor gerald memasuk area parkiran sekolah. Gerald langsung turun dari motornya dan pergi ke arah mobil zea yang membuat beberapa siswa yang menyaksikan tambah penasaran lagi.

Tok tok tok

Ketuk gerald ke kaca mobil zea. Kemudian zea keluar dengan slowmotion tak lupa dengan tatapan datarnya. Para siswa tercengang melihat siapa yang keluar dari mobil tersebut.

Itu kan ka zea

Yakhh akhirnya ka zea sudah sembuh

Makin cantik ajah ya

Cantiknya jodoh orang

Neng zea jodoh mu di sinih

Ngarep Lo muka pas-pas juga

Dih masih cantikan gue juga
(Oke yang ini fans sejati)

Pasti kalian penasaran Bagaimana respon zea mendengar bisik-bisik tersebut?
Dia hanya menatap datar tanpa minat dan langsung berjalan memasuki gedung sekolah meninggalkan gerald yang sempat memanggilnya tadi. Gimana mau denger orang zea kupingnya di sumpel. Setelahnya gerald langsung menyusul zea untuk mengantarkan adiknya itu.

"Ayo Abang antar ke kelas" ajak gerald menggandeng tangan zea untuk jalan bersama.
Zea nampak kaget dan langsung menghempas tangan gerald.

"Ck kebiasaan banget ngagetin!" Ucap zea menatap tajam gerald.

Gerald yang di respon seperti itu kaget dan agak sedikit takut dengan aura sang adik.
"Maaf in Abang" lirih gerald.

"Hm" balas zea dan kembali melanjutkan jalannya, sedangkan gerald mengikuti zea sampai ke kelas.

Setelah sampai di depan kelas zea gerald langsung pamit ke zea ya meskipun hanya di respon dengan deheman sajah. Kelas gerald berapa di sebelah kelas zea yaitu 12 IPS 2, sementara zea 12 IPS 1.

Brakk

Suara pintu di tendang mengalihkan perhatian murid di kelas. Ketika para murid ingin memprotes kepada  dalang dari pembuat suara tersebut langsung di urungkan oleh mereka pada saat zea menampakkan diri di dalam kelas.
Mereka yang tadinya ribut langsung hening seketika.

"Sory" ucap zea datar dan langsung menduduki tempat duduknya. Sebenernya saat melihat zea para murid ingin menanyakan keadaan gadis tersebut tapi mereka tak ada yang berani di karena zea yang terkenal angkuh dan misterius.

"Zea lo udah sembuh?" Tanya teman sebangku zea yang bernama Afra Reiney Keysa, dia merupan satu-satunya murid yang berani berteman dengan zea, sementara zea yang mendengar pertanyaan tersebut memutar bola matanya malas. "Apakah dia bodoh? Kalau gue belum sembuh ngapain masuk" batin zea. Tapi zea tetap merespon dengan anggukan sajah.

Kring Kring Kring

"Selamat pagi anak-anak" Sapa seorang guru begitu memasuki kelas.

"Pagi" jawab murid serempak kecuali zea. Setelahnya mereka memulai pembelajaran.

Sementara di kelas sebelah.

"Zea udah masuk?" Tanya erick ke gerald ketika baru memasuki kelas dan langsung menghampiri gerald, sebelumnya dia sempat mendengar bisik-bisik dari para murid tentang kabar zea yang sudah kembali bersekolah.

"Udah" sahut gerald.

"Ck kenapa nggak kasih tau gue" kesal erick, gerald hanya mengedihkan bahunya.

Semenjak zea bangun dari koma, zea memang tidak pernah menghubungi erick, jangankan menghubunginya duluan membalas pesannya sajah sama sekali tidak pernah, dan itu membuat erick kesal.

Terimakasih!!!!

Jangan lupa untuk selalu menunggu cerita selanjutnya, meskipun menunggu itu berat tapi setidaknya lebih berat rindunya dilan.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aubrey Or ZeaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang