Bercerita tentang seorang gadis yang bertransmigrasi ke novel.
"Eeungh, Gue dimana?" guman sang gadis sambil melihat sekeliling.
"Eh ini di rumah sakit? Bukannya gue udah.." batin gadis bingung.
"Akhh" teriak gadis tersebut sambil memegang kepalany...
Zea melajukan kendaraannya dengan santai, saat sedang asik berkendara tiba-tiba zea tersentak kaget.
"Ah Shit, aku melupakan sesuatu yang sangat penting, hari ini theos akan tawuran dengan Pluto, dan di situ akan terjadi sesuatu dengan gerald, ah kenapa aku bisa lupa" ucap zea memberhentikan mobilnya tiba-tiba.
Jadi di dalam cerita Pluto mengajak theos tawuran dan dia bakal maen curang dengan cara menyandera Vivi sang tokoh utama wanita yang kebetulan sedang jalan sendiri pada saat pulang sekolah. Pada saat gerald tau kalau Vivi di Sandra dia jadi murka dan langsung menghajar alister namun karena tida melihat sekeliling gerald tiba-tiba di tembak dari arah belakang yang langsung mengenai dadanya yang menyebabkan dia koma sehingga Vivi dengan telaten ikut merawat sekaligus menunggu gerald sadar dan ketika gerald sadar di situlah benih-benih cinta mereka mulai berkembang. Namun karena itu pula orang tua zea menyalakan zea karena tak memberi tau mereka dan menjaga saudara kembarnya tersebut. Karena bagi orang tua zea gerald merupakan penerus keluarga Venus jadi mereka lebih menyayangi dan protektif ke gerald. Dari situlah sikap zea yang selalu cuek ke pada gerald dan selalu mengharapkan perhatian dari orang tuanya.
"Hah! Menyusahkan" guman zea. Zea berfikir jika hal dalam novel terjadi maka dia kan menghadapi segala macam drama dan pasti dia juga akan ikut kerepotan merawat gerald.
"Sepertinya aku harus merencanakan sesuatu" guman zea menyeringai memikirkan kesenangan nanti malam.
Sementara di tempat lain.
Saat ini Vivi sedang duduk di halte dekat sekolah untuk menunggu taxi.
"Ck, kemana sih ni taxi? Dari tadi nggak ada yang lewat mana hp gue low lagi" kesal Vivi. "Ah jalan ajah deh gue siapa tau nemu taxi" ucap Vivi sambil beranjak dari halte.
Saat sedang berjalan tiba-tiba dia di cegat oleh sebuah motor.
"Hai neng cantik, ikut Abang yuk" goda seorang pemuda yang menggunakan seragam sekolah lain tak lupa jaket kebanggaan nya. Sontak Vivi langsung berhenti dan menatap sang pelaku. Ternyata ada dua motor yang mencegat dirinya.
"Dih siapa Lo? Sampai gue harus ikut dengan Lo" ucap Vivi sambil melotot ke arah mereka.
"Wih nih cewe jutek banget" ucap pemuda lainnya.
"Lo ngga tau siapa gue? Orang terganteng se Indonesia" ucapnya pd dan mendapat geplakan di kepalanya dari sang teman yang di boncenginnya.
"Dih najis! Muka ke bekantan ajah belagu Lo" ucap Vivi
"Wih songong nih cewe, udah langsung culik ajah lah" ucap pemuda yang di katanya tadi, dan dua pemuda lainnya langsung mendekati Vivi.
"Eh mau ngapain kalian, lo Gg tau bokap gue siapa? gue aduin bokap gue lo ya!" Ancam Vivi.
"Yee maenya aduan, cemen loh, emang siapa bapak lo? Bapak gue nih kepala sekolah" sombong pemuda tersebut.
"Kepala sekolah ajah belagu lo, bapak gue nih pengusaha sukses orang terkaya no 3 di Indonesia" ucap Vivi yang ikut-ikutan pd. Sementara dua pemuda yang ingin mendekati Vivi hanya menggelengkan kepalanya. Nih jadi nyulik apa adu bacot sih? Batin dua pemuda tersebut.
"Heh banyak bacot lo berdua! Udah ayo kita culik nih cewe" langsung menarik kasar tangan Vivi untuk mendekati ke arah motornya.
"Heh jangan kasar bego! Gue bisa jalan sendiri" Ucap kesal Vivi sambil mengeplak kepala pemuda yang menarik tangannya dan langsung duluan naik ke motor pemuda tersebut.
"Buset tuh cewe kagak ada takut-takutnya" gumam pemuda yang di geplak kepalanya tadi.
"Heh cepetan lo naik! Katanya mau culik gue" ucap Vivi entah gimana rasa takutnya itu.
"Kenapa jadi dia yang merintah? Udah yuk cabut" setelahnya mereka pergi membawa Vivi entah kemana.
***
Saat ini zea sedang berada di kamarnya untuk menyusun sebuah rencana untuk menggagalkan si penembak tersebut. Di sebutkan bahwa gerald mendapatkan tembakan dari arah belakang itu artinya yang menembak dari kubunya sendiri atau dari salah satu anggota lawan yang sedang bersembunyi, atau ada musuh lain? Sepertinya zea harus meretas cctv di daerah tersebut dan bersembunyi mengawasi mereka.
"Hah aku punya ide yang sangat menyenangkan" guman zea dengan senyum yang menyeramkan. Setelah zea bersiap-siap untuk menjalankan rencanany.
**** Terimakasih 😉
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.