48 / Instagram

2.7K 382 72
                                        

Hai?
Sebelum baca, vote dan komen dulu.

~JENTAKA~

Kita memang tidak bisa memilih untuk lahir dengan latar belakang seperti apa. Dimana kita tinggal saat itu, lalu seperti apa orang tua kita. Tapi, kita bisa menentukan akan menjadi orang tua seperti apa kelak bagi anak-anak kita nanti. Akankah hal yang kita rasakan dahulu harus terulang kembali, atau mengusahakan yang terbaik untuk masa depannya nanti?

Besar di panti asuhan membuat Jungwon sadar akan pengaruh besar kasih sayang seorang ibu dan parenting sejak dini. Jelas dia tidak akan membiarkan Jean merasakan pahit terbuang seperti dirinya. Dulu dia pernah merasakan tumbuh tanpa tahu siapa ayah dan ibunya, kesepian tanpa ada yang mengerti rasa sakit ditelantarkan.

Meski suatu saat dia harus membesarkan Jean seorang diri, Jungwon tidak akan menyerah. Segalanya akan dia lakukan untuk Jean. Bisa kalian lihat, begitu besar cinta yang Jean terima dari kedua orang tuanya.

"Terimakasih, adik Jean!"

Jungwon mendekap Jean penuh kehangatan. Hari ini dia mengajarkan Jean berbagi pada yang membutuhkan, anaknya itu terlihat antusias memberikan kebahagiaan kecil untuk rekan-rekan yang tidak seberuntung dirinya.

Semua kegiatan yang dilakukan hari ini dilakukan atas nama Jean. Mulai dari memberikan makanan ringan serta kebutuhan gizi anak-anak seperti susu dan buah-buahan, semuanya menggunakan nama Jean. Mereka juga sudah menggelar doa bersama untuk Jean, semoga saja semua doa yang dipanjatkan anak-anak ini dikabulkan. Mereka mendoakan Jean agar selalu tumbuh dalam lingkup kasih sayang tuhan, menjadi anak yang pandai dan berguna bagi bangsa dan agama.

Jay sudah menemui kepala panti untuk memberikan sedikit bantuan finansial dan menawarkan diri menjadi sponsor bagi kelangsungan hidup anak-anak yang bergantung hidup di tempat ini. Mungkin terimakasih saja belum cukup untuk Jungwon berikan pada suaminya yang berubah menjadi sosok dermawan.

Saking serunya Jungwon menemani Jean bermain dengan anak-anak lain, dia tidak menghiraukan keberadaan awak media yang menunggu di depan pagar panti untuk meliput keseharian Jay. Wajahnya pasti sudah tersebar di mana-mana setelah ini, begitu juga wajah Jean yang pasti akan melewati beranda disertai cuitan netizen berjari tajam.

Jungwon membuka layar kunci ponselnya dan tidak terkejut begitu mendapati banyak orang yang mentag dirinya segala akun sosial media. Begitu juga room chatnya yang mendadak ramai sekali dengan pertanyaan dari mantan teman sekolahnya dulu.

Seperti.

Jake
| Sumpah demi alek gue udah duga lo berdua ada something yang disembunyiin. Jungwon, lo istrinya Jay?!

Dan.

Sunghoon
| Lama nggak ada kabar. Eh, taunya denger berita udah brojol aja.

Lalu.

Heeseung
| Oh, ternyata keluar sekolah karena hamil. Kenapa nggak cerita aja, Won? Gue kaget banget asli waktu liat nama lo jadi trending.

Tambahan.

Sunoo
| Kita kemusuhan. Mau kaget, tapi gue udah tau. Gimana, dong?

Jungwon malas membalas pesan terkejut mereka, dia lantas beralih pada akun instagram pribadinya yang naik puluhan ribu followers dalam waktu satu hari. Ribuan notifikasi itu tak mengecohkan niatnya sama sekali, mendadak postingannya menjadi banjir komentar dari pengikut Jay.

Hanya ada enam postingan di akun instagramnya. Terakhir adalah foto Jean yang diambil bulan lalu, saat anaknya itu sedang menggigiti selimut yang membalut tubuhnya. Tadinya Jungwon pikir itu bukanlah masalah besar, bisa saja orang lain berfikir itu keponakannya atau anak tetangga. Lagipula saat itu followersnya masih angka ratusan, tidak seperti sekarang yang sudah menginjak angka 90 ribu.

Jentaka ; Jaywon (✓) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang