Mungkin kalian ada yang mikir kalo yeri dan Irene sudah resmi berpacaran setelah kejadian confess yeri waktu itu. Tapi kalian tau gak jawaban irene gimana malam itu?
Jadi setelah kejadian malam itu, mereka belum resmi berpacaran hingga sekarang. Tetapi mereka berdua bersikap layaknya orang berpacaran, terutama irene, suster cantik itu sudah berani posesif dengan gadis nya, tapi apakah yeri keberatan? Tentu tidak. Irene juga sering menginap di tempat yeri bila ada waktu kosong, atau bahkan bila yeri memintanya, pasti irene langsung menurutinya. Mereka membiarkan semuanya mengalir begitu saja. Irene masih takut untuk berkomitmen setelah apa yang telah iya alami bersama bogum kemarin itu. Yeri pun mengerti akan situasinya, ia akan terus menunggu sampai irene siap, sekalian ia memantapkan dirinya lagi untuk menjadi yang terbaik untuk irene. Manis sekali ya yeri.
~
Tak terasa sekarang adalah hari natal. Yeri tidak pulang ke tempat orang tuanya seperti biasa karena orang tua yeri sedang berada di kampung halaman mengunjungi nenek yeri. Mengapa yeri tidak diajak? Karena ia masih sangat sibuk dengan urusan kuliahnya.
Lalu bagaimana dengan irene? Tentu saja, ia merayakan natal di rumah sakit. Sedih sekali ia tidak bisa berkumpul dengan keluarganya di hari besar ini, tetapi ia bangga karena bisa membantu orang lain di saat saat seperti ini.
Tiba tiba irene mendapat pesan dari orang yang disayanginya itu, yeri. Ia mendapatkan ucapan natal dan sebuah foto lucu dari yeri yang sedang memperagakan gaya santa claus.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
*open the picture*
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Aduh ini anak makan apa sih kok bisa lucu banget gini..", kata irene di dalam hatinya.
~
*ding dong* Bel apartment yeri pun berbunyi, pasti itu adalah irene yang datang. Yeri bergegas menuju pintu dan membukakannya untuk orang tersayangnya itu.
"Halo sayang, selamat natal yaa" kata irene setelah melihat yeri membuka pintu untuknya.
"Ahhh suster, selamat natal juga sus huhu" yeri langsung memeluk irene yang masih berdiri di depan pintu apartment nya itu.