END

1.6K 161 46
                                    

Seorang gadis berambut panjang sepunggung duduk dengan tenang di sebuah deretan kursi yang ada di kantor polisi. Gadis itu duduk dengan tatapan mata yang kosong. Wajahnya pucat pasih.

Ya, Jean berhasil selamat sampai di kantor polisi. Namun tidak dengan Jake dan Ni-ki.

Jean sudah melaporkan semuanya ke kepolisian dan kasus itu langsung diusut. Kasus Sunghoon, Sunoo dan Jungwon kembali dibuka. Kemudian sang Kakak, Heeseung yang akan dikremasi besok lusa. Sang Mama dan sang Papa yang akan dibawa ke rumah duka malam ini.

Kemudian Jake dan Ni-ki, dua pemuda yang telah membawanya sampai disini itu kehilangan nyawa mereka ditengah perjalanan.

Jean sudah menceritakan semua kejadian yang terjadi dengan detail dan bukti. Ia membawa ponsel Ni-ki dan Jake. Bukunya telah dirobek oleh Jay. Omong-omong soal Jay, ia juga menceritakan tentang ia yang membunuh Jay dengan memukul kepala Jay dengan batu.

Namun polisi mengatakan bahwa itu tidak termasuk kasus pembunuhan, karena Jay masih bernafas alias masih hidup. Kemudian polisi juga mengatakan bahwa jika Jay memang benar mati, Jean juga tak bisa langsung diadili karena hal yang Jean lakukan termasuk pembelaan diri.

"JEAN! JEAN! KAMU GAPAPA?"

Seorang wanita berambut pendek sebahu datang dan langsung memeluknya. Wanita tersebut beralih menangkup wajah Jean, membuat Jean menatap wanita tersebut secara perlahan.

Dilihatnya mata sayu milik Jean, membuat wanita tersebut makin memeluk Jean erat.

"Sekarang kamu tinggal sama Tante, ya?"

Namanya adalah Lisa. Adik dari sang Mama. Hanya keluarga itu yang mereka punya disini. Ia tidak mempunyai keluarga lain lagi.

•••

"Lo ngomong dong! Diem mulu!"

"Ceritain dong kejadiannya kayak gimana!"

"Gilaa lo lawan psikopat? Wahh keren keren!"

"Eh, eh! Tapi lo gak takut gitu lawan psikopat? Sumpah demi apapun lo keren banget gila! Ajarin dong!"

Seorang laki-laki yang duduk disebelah kanan Jean itu terus berceloteh mengajak Jean mengobrol. Jean, gadis itu tak merespon, melainkan terus menatap lurus jalanan.

"Sungchan, jangan diajak ngomong dulu! Biarin Jean tenang dulu!" Lisa, alias Tante-nya itu memarahi anak laki-laki bernama Sungchan itu.

Omong-omong, Sungchan seumuran dengan Jean.

"Tapi aku penasaran, Ma. Dia keren banget gilaa!" puji Sungchan sembari mengacungkan ibu jarinya membuat Jean sedikit melirik.

Kemudian laki-laki yang berada di sebelah kiri Jean itu menggelengkan kepalanya pelan, memutar bola matanya malas dan mendengus sebal. Dia Jung Jaehyun. Anak pertama dari keluarga Jung.

"Kan gue muji. Senyum dong!" kata Sungchan lagi jahil.

"Sungchan udah! Jangan diganggu terus—"

BRAKK

Kejadian itu bagaikan sebuah film yang terputar. Mobil berputar dan menghantam pinggir jalanan ketika tiba-tiba sosok laki-laki muncul tepat di hadapan mereka, membuat Papa Jung membanting stir.

Mobil mereka terguling-guling, terbanting dan terbalik.

Hanya dalam sekejap mata, suasana disana mendadak hening. Suasana mendadak mencekam dan gelap. Saat Jean membuka mata, hal pertama yang ia lihat hanya empat orang yang sudah tidak pada posisinya dengan mata tertutup.

Tak ada yang bersuara. Hanya Jean yang sadar.

Gadis itu memicingkan kepalanya saat merasakan pening luar biasa pada kepalanya. Tangannya mencari-cari gagang pintu dengan lemah dan gemetar.

Saat ia berhasil membuka pintu, tubuhnya langsung jatuh ke rerumputan. Disana gelap. Tubuhnya terasa lemah.

Baru ingin menarik tubuhnya keluar dari mobil, tiba-tiba terdengar bunyi langkah kaki yang begitu tenang. Dan tak butuh waktu yang lama, sepasang sepatu kini berada tepat di hadapannya.

Tubuhnya kembali bergetar hebat. Perlahan gadis itu mendongak dan ketakutannya semakin bertambah. Jay tersenyum dengan perban di kepalanya dan dalam keadaan berantakan.

"Who said you can run from me?"






















































































































TAMAT























































THIS STORY IS OVER


































SEE YOU GUYS































HAPPY TO KNOW YOU






























HAPPY THAT YOU READ MY STORY


































































HAII CERITA INI SELESAI. THANKYOU FOR READING MY STORY! HAPPY TO KNOW YOU! INI ADALAH WORK PERTAMA YANG SELESAINYA CEPET BANGET BANGET BANGET. CERITA INI AKU SELESAIIN SELAMA SEMINGGU DOANG ( DI DRAFT SEMINGGU, TAPI PUBSLIHNYA BERBULAN-BULAN NYESUAIIN JADWAL)

DAN AKU PENGEN SEKALIAN CERITA TENTANG LIKA-LIKU PUBLISH CERITA INI. SESUAI YANG AKU BILANG, CERITA INI AKU SELESAIIN BENER-BENER DALAM WAKTU SATU MINGGU DI DRAFT & AKHIRNYA AKU BERANIIN BUAT PUBLISH KARENA NGERASA CERITANYA KEREN WKWKWKW PEDE BANGET JIRT. TERUS AKU NGERASA INSECURE SAMA TULISAN AKU, AKU NGERASA SETELAH PUBLISH CERITA INI KAYAK ANEH BANGET BANGET. NGERASA NI CERITA GAJE & GAK BAGUS DAN YAH CERITA INI JADI AKU UNPUB SEMENTARA, BEBERAPA BULAN KEMUDIAN BARU AKU PUBLISH LAGI KARENA SETELAH BACA ULANG TERNYATA ENGGAK SEJELEK DAN SEBURUK ITU. AKHIRNYA AKU MEMBERANIKAN DIRI BUAT PUBLISH INI SAMPE SELESAII! YEAYY!

SO, SEPERTI BIASA AKU PENGEN TAU KESAN KALIAN BACA WORK INI &NEMU DARIMANA HEHE. TULIS DISINI KALO BOLEH

SELAMAT KETEMU DI WORK AKU BERIKUTNYA! STAY HEALTHY!

FINISH: 27 DESEMBER 2021 (draft)

Room Hate | EnhypenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang