29. Be My Wife?✔

5.8K 185 0
                                        

Akhirnya Alfa selesai praktek lalu dia melangkah menuju parkiran. Dia sangat lelah tetapi kelelahannya langsung hilang melihat Tata.

Ya Tata berdiri di depan sana bersandar di mobil Alfa sambil tersenyum manis.

"Lo kok disini?"ucap Alfa mendekat pada Tata.
"Jemput sayangnya gue dong..."ucap Tata.

Alfa menjatuhkan kepalanya di pundak Tata membuat Tata mengusap ngusap kepala Alfa.

"Capek?"ucap Tata.
"Iya!"ucap Alfa.
"Sini kuncinya biar gue yang bawa mobilnya!"ucap Tata.

Alfa menegakkan badannya lalu merogoh saku celana yang dia pakai menyerahkan kunci mobilnya pada Tata.

Mereka berdua masuk ke dalam mobil dan Tata mulai melajukan mobilnya. Sedangkan Alfa tenggelam dalam dunia mimpi.

Tata melirik Alfa lalu tersenyum geli.

Beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah Alfa. Tata melepas sabuk pengaman yang dia pakai lalu bergeser menatap wajah tenang Alfa.

"Sayang..."ucap Tata mengusap pipi Alfa pelan.
"Sayang bangun udah sampe..."ucap Tata.

Alfa membuka matanya lalu tersenyum tipis melihat wajah kekasihnya.

"Gue mau..."ucap Alfa.
"Mau apa?"ucap Tata bingung.
"Mau lihat muka lo disetiap pagi gue buka mata!"ucap Alfa.

Tata terdiam menatap ke dua mata Alfa yang terlihat lelah.

"Gue mau lo adalah hal pertama yang gue liat setiap pagi!"ucap Alfa.
"Al?"ucap Tata.
"Lo nggak mau nikah sama gue?"ucap Alfa.
"Lo serius?"ucap Tata.
"Gue nggak pernah seserius ini!"ucap Alfa.

Perlahan tangan Alfa menggenggam tangan Tata.

"Kamu mau jadi istri aku Ta?"ucap Alfa.

Aku?

Kamu?

Kenapa itu terdengar sangat merdu di telinga Tata saat Alfa yang mengucapkannya.

"Ta ayo kita berjuang sama sama!"ucap Alfa.

Tata masih terdiam bingung ingin berkata apa.

"A-aku..."ucap Tata gugup.

Tata meneguk ludahnya lalu menganggukkan kepalanya pelan.

"Mau!"ucap Tata mantap.
"Makasih Ta!"ucap Alfa segera menarik Tata ke dalam pelukannya.

Cup!

Cup!

Cup!

Alfa mengecupi pucuk kepala Tata berkali kali. Perasaannya lega seolah beban berat telah hilang.

Alfa tak akan membiarkan hal buruk pada Tata. Dia akan menjaga Tata dengan sebaik baiknya.

...

Tata berbaring di tempat tidurnya dia masih kepikiran hal yang baru saja terjadi. Wahh... Tata benar benar tak menyangka bahwa Alfa akan mengajaknya menikah.

Tata kira itu hanya lelucon.

Tapi dipikir lagi Alfa bukan tipikal orang yang suka bercanda. Setiap perkataan yang Alfa ucapkan hanya hal hal serius.

"Gue bener bener nggak nyangka..."gumam Tata pelan.

"AAAAARRRGGGHHH!!!"
"GILA!"
"BENER BENER GILA!"
"GUE NIKAH WOY!"
"GUE MAU NIKAH!"
"ANJIRR... NIKAH GUE?!"
"YA TUHAN MAKASIH!"
"MAKASIH UDAH JODOHIN GUE SAMA ALFA!"
"MAKASIH BANYAK!"
Teriak Tata sangat bahagia.

AL - TA [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang