Dari seluruh yang di tawarkan semesta
Aku meminta mu
Dari segala aksara yang terserak dalam doa
Aku masih meminta mu
Dari segala resah yang diam-diam singgah
Aku tau kamu masih rumah
Dari segala penjuru yang sesat
Aku tau kamu arah pulang yang tepatKita itu,seperti kumpulan keraguan yang selalu berdebat,tapi berhasil berpeluk rapat
Selamat menyayangi dengan sungguh
Walau nanti akan ada hari-hari dimana kita rapuh
Saat segala upaya luruh dalam peluhIni gawat,
Aku jatuh cinta pada mu berkali-kali dan tak tau caranya berhentiSini,aku buatkan kopi
Ayo kita tertawakan kemarin dan tersenyum merencanakan esok sekali lagi

KAMU SEDANG MEMBACA
Untuk sebuah rasa yang tak dapat di eja
PoésieYang tulis dengan tulus. Yang ada dan tak sanggup ter-eja