Balikan yuk

13 2 0
                                    

Salam dari surabaya
Katanya,
Balikan yuk
Diam,
Malam ini,takdir kembali membawa sua
Kerling lirih penuh kata yang tersemat di antara bibir tak terbuka dan hati yang bergetar atas satu nama
Ramai,
Hanya kita terkurung sepi dalam kotak serupa tata surya
Hanya planet berisi cerita lama berputaran dan berbisik dengan rupa-rupa wajahnya
Tetiba terdengar rindu
Setelahnya terdengar isak pilu
Yang lainnya liar menghunus jiwa
Meramu cerita & kata lalu melarutnya
Membiar mereka berpesta
Seperti berkata
Bukankah dulu kita begitu ?
Penikmat badai
Penari pada gelombang pasang
Lalu bersama menyesap kopi dan mentertawai hari dengan saling menggengam di bawah langit senja
Hai,,
Tiga huruf yang keras mengetuk
Bisa apa sekarang
Bisa berlari tapi tak ingin
Bisa pergi tapi tak ingin
Bisa berbalik tapi tak ingin
Dekat,
Selangkah lagi,maka peluk adalah obat
Dua mahluk bodoh
Terikat rasa pada masa yang tak pernah lupa
" Cerita kita belum selesai sepertinya "
Terasa seperti rintik hujan
Pelan,riuh,seirama,dan indah karena jatuh bersama
Janji datang walau tak tepat waktu
Karena ia tau,ada hati yang setia menunggu
Langit dan awan indah bersama
Langit tak pernah bangga dengan indah birunya,ia selalu tau awan melengkapinya
Laut dan ombak gembira berdua
Laut pun begitu,ia selalu tau,tanpa ombak ia hanya riak sepi.
Seperti pada hingar pesta dansa namun tanpa sesiapa
Api dan arang tak pernah berperang
Karena mereka tau cara terbaik untuk saling mencintai bersama hingga tiada
Indah pada masanya, redup di satu titik nantinya dan tiada bersama
Bukankah kita sama ?
Balikan yuk,
Katanya sekali lagi

Untuk sebuah rasa yang tak dapat di ejaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang