15-Hal yang tidak kuketahui

81 62 28
                                        

Hai, udah lama banget nih gak update, maaf ya haha😅

"Hah? Kok bisa, kok bisa cuman lantai empat yang cctv-nya mati, Fix ada yang gak beres" ucap Adnan sambil menggerakkan kursor komputernya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Hah? Kok bisa, kok bisa cuman lantai empat yang cctv-nya mati, Fix ada yang gak beres" ucap Adnan sambil menggerakkan kursor komputernya.

"Sial, kalau gini gue harus gimana biar tau dalang dibalik kejadian ini," lanjut Adnan.

Adnan kemudian bergegas keluar dari ruang cctv tersebut karena sudah waktunya satpam menjaga kembali. Saat baru melangkahkan beberapa langkah tiba-tiba ada suara pria dari belakangnya.

"Dari ngapain kamu?" Tanya pria tersebut.

Adnan membalikkan badannya dan menemukan sosok pria paruh baya menggunakan seragam satpam, "Gak ngapa-ngapain pak."

"Jangan bohong!" Seru satpam tersebut.

"Ee tadi ngecek cctv lantai empat, tapi kok cctv lantai empat mati ya pak?" Tanya Adnan heran.

"Ee—anu ee itu"

"Anunya kenapa pak?"

"Dah bukan urusan kamu, pergi sana!"

"Owh—jangan-jangan bapak ada sangkut-pautnya dengan kejadian anak yang terkunci di wc dengan keadaan badannya penuh luka."

"Nih bocil sok tau banget"

"Ya kalau ga mau ngaku, aku bakalan kasih rekaman ini ke kepala sekolah," ucap Adnan sambil mengeluarkan ponselnya yang tengah merekam pembicaraan mereka.

"Silakan saja, saya juga bisa laporin anda karena masuk ke tempat ini secara diam-diam, dan saya pastikan malah anda yang bakal disangka menjadi dalang di balik kejadian ini hahaha."

Adnan tersenyum miring, "owh ngancem ceritanya?"

"Ya terserah anda saja, maunya gimana hahaha."

"Yaudah gue kalah, maaf om, bye" ucap Adnan dengan menyatukan kedua tangan di dada dan bergegas pergi dari hadapan satpam tersebut.

🐱🐱🐱

Farel jalan menggunakan tongkatnya menuju lantai 2 karena ada jadwal ekskulnya, tapi saat hendak masuk ke ruangannya....

"Masih ada muka lu masuk ke sini?" Tanya senior Farel.

"Eee—maaf kenapa ya kak?" Tanya Farel kebingungan.

"Emang lu gatau hari sabtu kemarin itu ada ujian kelayakan masuk ekskul, hah?"

"Ma—maaf kak aku nggak liat grup chat sebab ponsel ku hari itu rusak, tapi hari ini udah bagus kok kak," ucap Farel sambil melihatkan ponselnya.

"Emang peduli? Dah keluar sana."

"Baik kak," Farel hanya menerima tanpa membantah sama sekali.

ALFAREZEL [SELESAI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang