11. Pindah kelas

16 2 0
                                        

Happy Reading ❤️

Kelas 11 IPA 2 tengah heboh dengan kedatangan dua insan tampan yang sekarang tengah duduk santuy dimeja Zila dan satunya lagi tengah gencar melakukan pdkt bersama Salma.
Siapa lagi kalau bukan Zaigham dan Afnan.
Dua pria yang digandrungi gadis-gadis FIH School itu memutuskan untuk pindah kelas ke kelas IPA 2

Bukan tanpa alasan, Zaigham pindah karena ingin merasa selalu dekat dengan si lampir yang ia sayangi. Sementara Afnan, dia mah ikut aja. Yang penting ada Salma disitu, Afnan oke.

Afnan dan Salma sendiri sedang menjalani masa masa pendekatan yang sudah hampir mendekati jadian. Salma tau Afnan yang terkenal pakboy, tau Afnan yang terkenal tukang modus. Tapi bagaimana lagi, namanya juga cinta itu tunanetra. Bodoamat mau si Afnan begini begitu juga. Toh Afnan sudah berjanji pada nya kalau ia akan melepas gelar pakboy nya saat berpacaran dengan Salma. Mari kita buktikan nanti.

Sekarang, IPA 2 sedang free. Guru yang mengajar dikelas mereka, tengah cuti melahirkan.
Belum ada guru pengganti, itu sebabnya mereka hanya diberikan tugas oleh Waka kesiswaan dan sepertinya sebagian dari mereka sudah selesai mengerjakan. Dapat dilihat dari siswa siswi disini kalau kegiatan mereka telah berubah, dari yang tadinya diam menatap buku, sekarang beralih ke ponsel mereka, ada juga yang konser dadakan, mengobrol, bermain game dan lain sebagainya.

Jika di meja kedua dari belakang, Salma dan Afnan sedang asik bercengkrama.
Lain hal nya dengan di meja kiri pojok belakang. Ada Zila yang masih terus melemparkan tatapan sinis pada Zaigham.

Flashback on :

Bel sekolah berbunyi, menandakan para siswa dan siswi FIH School harus segera memasuki kelasnya masing-masing.
Begitupun kelas 11 IPA 2 yang saat ini tengah menunggu guru mapel nya masuk.

Saat ini Zila dan Salma tengah duduk di meja pojok sebelah kiri. Dimana meja tersebut selalu mendapat julukan sebagai 'meja keberuntungan' oleh para murid disekolah.

"Kemaren tu gue balik sama si kutil masa"

"Siapa anjir? Zaigham maksud lo?"

"Iyalah siapa lagi coba?!"

"Terus terus gimana Zil? Bukannya kemaren hujan deres ya?"

"Iya ujan, jadi tuh...."

Zila menceritakan soal ia yang diberi 2 jaket sekaligus oleh Zaigham, bagaimana ia akhirnya pulang dan berakhir dengan makan malam bersama dengan Zaigham dirumahnya.

"Males tau ga! Mama Papa juga apa banget sih, biasanya gue kalo kelamaan mainin hp aja ditanya "lagi chatan sama siapa?" Lah ini, gue dianter ampe depan pintu rumah bukan diintrogasi atau disuruh balik tuh si kutil malah ditawarin makan malem" Zila memberenggut kesal mengingat kejadian semalam yang menurutnya sangat sangat menyebalkan.

"Gileee Zil, nih ya cewe cewe aja pada pengen diboncengin sama Zaigham, tapi ga ada satupun dari mereka yang bisa duduk di jok belakang motornya. Sedangkan lo?! Lo Zillll! Gada angin gada ujan tiba-tiba dianter pulang sama dia." Salma bercerita tentang Zaigham yang ia ketahui dari Afnan.

Selama ini memang Zaigham tidak pernah berpacaran, tidak pernah dekat dengan gadis manapun, tidak pernah membonceng siapapun dan jangan lupakan, Zaigham tidak pernah berbicara panjang lebar kepada para gadis kecuali dengan Zila sekarang.

'masa iya si kadal belom pernah pacaran?' batin Zila

"Gue rasa Zaigham suka deh sama lo" Salma meneruskan pembicaraan yang sempat ia tunda tadi.

ZilaZaigham (On Going)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang