.
.
.
Disclaimer by Masashi Kishimoto
.
.
.
Special Chapter
♡ Young Marriage ♡
.
.
"Apa?"
Sasuke memandang Juugo dengan dingin. Raut wajahnya menunjukan ketidaksukaan. Apa apaan lelaki ini, apa dia sedang mencari celah dalam hubungannya dengan Naruto?
"Kau tahu, Naruto masih muda. Ia sangat populer dikalangan wanita. Hatimu sudah pasti selamanya menjadi miliknya, tapi.. bagaimana dengannya? Dia bahkan belum sempat menikmati masa mudanya kan, Sasuke?"
"Berhentilah bicara omong kosong"
"Lalu apakah.. foto foto ini juga omong kosong untukmu?"
Ponsel Sasuke bergetar beberapa kali. Juugo mengirimkan sesuatu, beberapa foto. Disana ada Naruto, terlihat ramah dengan seorang wanita berambut pirang pucat.
"Aku memberitahu ini karena kau adalah teman baikku, namanya Shion"
"Juugo.."
Kalimat Sasuke menggantung, ia meremat ponselnya. Menstabilkan deru nafas yang kini memberat.
"Berhentilah mencampuri kehidupanku. Apa menurutmu aku tidak bisa membereskan hal semacam ini?"
Sasuke tetaplah seorang Uchiha. Ia tidak akan membiarkan seorangpun memandang kasihan kearahnya. Juugo adalah satu satunya orang yang melihat betapa hancur jiwanya dulu, tapi itu semua sudah berlalu. Sasuke yang ada dihadapannya tidak serapuh saat itu.
"Tapi.. "
"Dengar, antarkan hadiah ini ke kediaman Obito. Maka aku akan menganggap hal yang kau ucap tadi tidak pernah terjadi"
Sasuke membalikan badannya, berjalan dengan lurus keluar dari Baby shop itu. Hatinya panas. Pikirannya berkecamuk tidak karuan. Dapat ia dengar Juugo beberapa kali memanggil namanya, namun ia hiraukan.
Namikaze sialan.
Beraninya ia mengizinkan seorang gadis bersandar didadanya. Sasuke memasuki mobil, memacu kendaraan itu dengan cepat meninggalkan Juugo. Sasuke tahu, apapun yang Naruto lakukan diluar sana, ia tidak mungkin berselingkuh darinya.
Mobil melaju cukup cepat, hingga Sasuke berada dipinggir pertokoan elit yang baru saja dibuka di kota Tokyo. Jalanan cukup sepi, hanya ada beberapa toko yang sudah terisi dan masih banyak pepohonan disekitarnya. Tangannya bergerak merogoh saku celana yang ia pakai.
Mengeluarkan ponsel, Sasuke mengetikan sebuah nama, lalu memanggil nomor tersebut.
"..Sasuke? Ada apa?"
"Selamat malam, ayah. Bolehkah aku meminta bantuanmu?"
Sasuke mengutarakan tujuannya kepada Minato, dan pria paruh baya itu sepertinya paham apa yang menantunya inginkan. Pembicaraan mereka terhenti saat seorang anak kecil mengetuk pintu mobil Sasuke. Tubuhnya begitu kurus, ..dan kotor. Usianya mungkin sekitar 5 tahun? Sasuke menurunkan kaca mobilnya, ah. Sedetik kemudian ia menyadari bahwa anak kecil tadi adalah sebuah jebakan.
.
.
.
Naruto meremat helaian rambutnya dengan frustasi, jantungnya berdetak tak beraturan, tubuhnya masih gemetar setelah membawa tubuh tak sadarkan diri Sasuke untuk ditangani oleh dokter. Terdapat luka tusuk, tidak terlalu dalam dan luka luka lain yang dapat Naruto simpulkan bahwa Sasuke masih memberikan perlawanan bahkan setelah ia berhasil ditikam.
KAMU SEDANG MEMBACA
Young Marriage
FanfictionNaruto si anak berandal dipaksa menikah diumurnya yang ke - 17 dengan seseorang yang 5 tahun lebih tua darinya.
