Daddy Naru pt. 2

26.5K 1.8K 109
                                        

.
.
.

Sasuke menyelesaikan acara memasak pagi nya tepat saat Naruto selesai mandi dan berpakaian dengan rapih.
Hari ini tidak hujan, hanya angin yang berhembus kencang tetapi cuaca masih cukup cerah untuk jalan jalan.

"Wah kenapa banyak sekali? padahal mie instan saja aku sudah senang"
Naruto meminum air nya terlebih dahulu, lalu mulai mengambil sup daging yang Sasuke sediakan

Suapan pertama sukses membuat matanya berkedut

Kuah sup nya mengingatkan Naruto pada air laut yang sempat ia minum saat tenggelam dulu. Asin sekali

'Tapi jika aku bilang ini tidak enak Sasuke pasti marah lagi atau lebih parah dia bisa menangis'

"Umm Sasuke? kau kenapa tidak ikut makan?"
Ucapnya melihat Sasuke yang kini memotong motong buah lalu ia letakan diatas piring kecil

"Tidak mau, aku mual. Kau saja yang habiskan"
Naruto tersenyum, dengan aneh sekali. Habiskan katanya? Air laut ini?
'bagaimana caranya agar aku bisa menghabiskan ini?'

Naruto beralih pada ayam pedas manis yang terlihat menggoda didepannya, menggigit sedikit lalu hampir terbatuk karena rasa nya yang lagi lagi sangat tidak karuan

"Oh iya! Sasuke bisa tolong ambilkan aku minum? digelas dinosaurus ku ya"
Sasuke mengeryit bingung, ia sudah menyiapkan minum untuk Naruto bahkan sudah diminum olehnya tadi tapi ia tetap menurut, mencari gelas Dinosaurus milik Naruto

"Mmm masakanmu selalu enak seperti biasa"
Ucap Naruto. Setelah memastikan Sasuke benar benar sudah mencari gelas, ia menuang air didalam gelasnya ke dalam sup buatan Sasuke

Si pirang mengaduk sup dengan hati hati, mencicipi sedikit lalu menambahkan air lagi dan mengaduknya lagi. Begitu seterusnya

"Benarkah? benar rasanya enak?"
Ucap Sasuke dari tempatnya berdiri. Ia sudah menemukan gelas dinosaurus milik Naruto dan saat ia ingin mengisinya dengan air, yang dilihat lelaki manis itu malah suami kuning nya yang sedang menambahkan air kedalam sup buatannya

"Benar sayang, sangat niiik-"
Naruto menghentikan ucapannya, melihat Sasuke yang sedang memandangnya sambil melipat tangan di dada

"Sangat niiik?"
Sasuke menirukan suara Naruto tadi, membuat si pirang tertawa canggung karena ketahuan. Ah sial

"Ada apa dengan sup nya? apa terlalu asin?"
Naruto mengangguk dengan tidak enak

"Seharusnya kau bilang saja, aku kan bisa memperbaiki rasanya"

"Apa? jadi kau tidak marah?"

Sasuke berhenti lalu menatap si pirang dengan tajam

"Jadi kau ingin aku marah? baiklah terserah kau masak saja send-"

Melihat Sasuke yang sudah berancang ancang ingin memarahi nya, Naruto buru buru memegang kepalanya dan merintih seolah kesakitan

"Akh Sas- sepertinya aku akan mimisan lagi"

"yang benar?!"

Naruto mengangguk saja, lalu sedikit mengintip dari sudut matanya Sasuke yang menatapnya dengan khawatir

"Kau mengerjaiku?"
Kini Naruto menggeleng, bahkan menyandarkan kepalanya ke bahu Sasuke. Sepertinya akting si pirang berhasil karena kini Sasuke malah mengelus elus kepalanya

Young MarriageTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang