Arisan Mama Gina

22 2 0
                                        

Enjoy the story~❤️

"Pacar?" Mama Gina natap gue dan gue cuma bisa kasih kode kalo dia boong.

"Iya, tante. Boleh saya duduk?" - Putri.

"Silakan," - Mama Gina.

"Oh iya, saya bawain ini buat tante. Ini semua saya beli di toko kue mahal yang ada di ujung jalan sana. Kebetulan, kayaknya tante juga lagi ada acara" - Putri.

"Bi, tolong bawa masuk" - Mama Gina.

"Baik, bu" - bibi.

"Saya menghargai niat baik kamu, saya minta maaf sebelumnya. Bukannya saya tidak mau kamu datang ke sini, tapi saat ini saya benar-benar sibuk" - Mama Gina.

"Gak papa, tante. Saya juga cuma mau mampir kok," - Putri.

"Bagaimana kalau besok siang kita ketemu di cafe? Nanti alamatnya biar Vinny yang share loc," - Mama Gina.

"Kenapa harus Vinny? Kenapa gak tante aja?" - Putri.

"Karena Vinny adalah menantu saya. Kemana pun saya pergi, dia harus bersama saya" - Mama Gina.

"O-oh. Oke, saya gak masalah. Kalo gitu, saya permisi dulu" Putri senyum terus pergi.

"Bi, tolong bawa Chelsea masuk ya. Tadi saya mau suapin, nasinya ada di rice cooker terus lauknya pake bakso aja satu dan kuahnya agak dibanyakin" gue senyum.

"Siap, mbak" bibi ngambil Chelsea dari gendongan gue terus masuk.

"Kino!! Kino!!" - Mama Gina.

"Ma, mama tenang ya" gue ngusap lengan Mama Gina.

"Apa, ma? Tumben manggilnya teriak begitu, ada apa sih?" - Kino.

"Justru mama mau tanya sama kamu, hih!" Mama Gina jewer kuping Kino.

"Aduh duh! Kok dijewer sih? Sakit, ma ampun!" Kino meringis sambil megangin tangan Mama Gina.

"Ma, tolong lepasin ya. Kasian suami aku, ma."

"Gak usah kasian, biarin aja. Dia emang harus dijewer kayak gini," - Mama Gina.

"Ini kenapa? Sayang, bantuin dong" Kino megang tangan gue.

"Jangan dibantuin, biarin. Mama gak akan lepas sebelum kamu jawab pertanyaan mama," - Mama Gina.

"Pertanyaan apa?" - Kino.

"Siapa Putri? Tadi dia datang ke sini terus ngaku kalo dia itu pacar kamu, kamu selingkuh dari menantu kesayangan mama ya? Hah??" - Mama Gina.

"Ya ampun, karena ini? Lepas dulu dong, ma gimana aku bisa jawab?" - Kino.

"Jawab jujur ya, awas kalo boong!" Mama Gina lepasin jewerannya.

"Mama tenang ya, duduk dulu yuk. Biar Kino jelasinnya juga enak," gue senyum.

"Liat nih, istri baik dan perhatian begini masih kamu selingkuhin" - Mama Gina.

"Selingkuh apa sih, ma? Pacar aku cuma satu, ini pacar sekaligus istri aku satu-satunya" Kino megang tangan gue.

"Yang bener kamu?" Mama Gina melotot ke Kino.

"Iya bener, ma gak usah melotot gitu dong. Serem tau," - Kino.

"Ya udah, kali ini mama percaya sama kamu. Awas ya kalo kamu boongin mama, mama kirim Vinny sama Chelsea ke tempat yang jauh biar tau rasa!" - Mama Gina.

"Jangan," Kino langsung meluk gue.

"Iya udah, mama mau siap-siap dulu. Sebentar lagi tamunya dateng," - Mama Gina.

Crazy MarriedTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang