Epilog

2.6K 60 5
                                        

Waktu berlalu dengan cepat sejak hari pertunangan mereka. Ansel dan Olivia terus membangun ikatan yang semakin dalam, bukan hanya sebagai calon suami istri, tapi juga sebagai sahabat dan pendukung satu sama lain dalam mengejar impian.

Di tengah kesibukan kuliah dan tugas yang menumpuk, mereka tetap menyempatkan waktu untuk bertemu, sekadar menikmati secangkir kopi di kampus atau berjalan-jalan di taman kota. Sering kali, percakapan mereka bukan hanya soal asmara, tapi juga tentang cita-cita, harapan, dan tantangan yang harus dihadapi.

Ansel yang dulu dikenal sebagai bocah nakal kini berubah menjadi sosok yang lebih dewasa dan bertanggung jawab. Dukungan Olivia menjadi salah satu alasan kuatnya untuk terus berjuang, begitu pula sebaliknya. Olivia, yang awalnya polos dan mudah diatur, kini menemukan kekuatannya sendiri, berani bersuara dan mandiri.

Mereka tahu bahwa perjodohan bukanlah akhir dari cerita, melainkan awal dari perjalanan panjang yang harus mereka jalani bersama. Saling memahami dan menghargai perbedaan membuat hubungan mereka tumbuh lebih kuat dari hari ke hari.

Meski rencana nikah masih beberapa tahun ke depan, mereka tak merasa terburu-buru. Mereka ingin memastikan bahwa ketika hari itu tiba, mereka benar-benar siap menjalani kehidupan baru bersama, bukan hanya sebagai pasangan suami istri, tapi sebagai mitra sejati.

Di tengah semua itu, mereka belajar bahwa cinta sejati bukan hanya tentang kebersamaan, tapi juga tentang memberi ruang untuk tumbuh dan berkembang. Dan dengan tekad itu, Ansel dan Olivia melangkah bersama, menatap masa depan yang penuh harapan dan kebahagiaan.




END.

Terima kasih telah membaca cerita ini^^

Kalian tim baca ulang karna revisi atau bukan?

ANSELOVIATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang