Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

BAD ROMANCE 23. (BEBERAPA RASA SAKIT)

252 19 3
                                        

Cerita pendek dengan nama karakter di anime Naruto.

Harap Enjoy

°
°
°

----

Iruka menahan tawanya, rekaman video di sebuah ponsel ia putar. Saat-saat menyenangkan bersama Kakashi. Menahan tawa.. dengan hati teriris.

Ia tetap diam di kediaman nya saat ini, ibu dan ayahnya baru saja mengira anak ini adalah anak Guy, tapi tak memungkinkan lagi untuk berbohong, ia malah jujur.

Ini adalah anak Kakashi, dan ia ditinggalkan. Bukan berarti dia dendam dengan rasa jujur, malahan.. ia malah meringis menahan rindu. Perasaan kuat untuk melihat senyuman seseorang.

Pikirannya terus berbicara, sejalan dengan hatinya yang terus bertahan dengan rasa sakit. Sekali lagi kubilang, ia hanya akan jujur sekarang. 

Aku merindukanmu, Kakashi.

---

Karin hanya mengintip dari balik dinding, dilihatnya Iruka yang tersenyum tipis-tipis saat memegang ponsel. Apa yang ia lihat? Tapi seketika, pandangan yang dipandang Karin tadi langsung berubah dengan kalimat yang baru saja dikeluarkan Iruka.

"Aku merindukanmu, Kakashi." Samar-samar, ia mendengar kalimat itu. Hawa senyum tipis itu memang terasa menyedihkan. Membuat Karin bertanya-tanya.

Apakah ia sedang sedih?

Karin tak ingin ambil resiko, lagian ia benci melihat seseorang bersedih didepannya. Jadi ia hampiri Iruka perlahan. Nampak jelas, Iruka sedikit terkejut dengan kehadirannya.

"Iruka-san, ada apa?" Tanya Karin duduk disamping Iruka.

"Karin? Tidak, aku hanya bolak-balik galeri" jawab Iruka santai.

Karin masih tidak puas dengan jawaba Iruka, bagaimanapun hawa sedih itu bisa ia rasa. Dan tidak tau bagaimana, ia yang biasanya kesal dengan orang yang bersedih, kini malah merasa kasihan, ia merasa ia tau rasa sakit Iruka.

"Iruka-san.. apa kau sakit?" Karin menggunakan mimik wajah sedikit mengerut, tanpa sadar, wanita yang dilahirkan tanpa perasaan itu memperlihatkan raut wajah sedih, entah kenapa.. ternyata ini terasa agak menyakitkan.

Iruka yang mendengar itu menarik sudut bibirnya dan tersenyum, "Karin, tidak perlu khawatir. Aku tidak sakit" senyum manis Iruka, sekali lagi mampu menarik hati terdalam seseorang. Melihat senyum setulus itu, Karin terasa ingin menangis.

Selama ini aku kemana? Terasa tidak berhak, Iruka-san. Kau berikan aku senyum manis itu.

Karin adalah anak terlantar, ia didiagnosa tidak memiliki perasaan apapun, trauma masa lalu, pelecehan, semua pernah ia rasakan.

Apa yang kau rencanakan, Tuhan? Memperlihatkan senyum seseorang ketika aku sendiri ingin mati.

"Iruka-san.. dari mana kau belajar senyum seperti itu?" Bibir Karin bergerak tanpa sepengetahuan, saat Iruka menatap.. didapatnya Karin yang sudah dibasahi air mata.

"Karin, kenapa kau menangis? Ada apa?" Iruka segera mengusap air mata Karin. Ini yang tak ia suka, ia tak suka melihat seseorang yang menangis, karna itu terasa menyakitkan.

"Perasaan apa ini, Iruka-san? Aku.. tak mengerti"

---

Seorang gadis duduk dan menangis serta meraung. Gadis kecil itu terus-terusan menangis tanpa ada yang memperhatikan. Hingga datanglah seorang pria tanpa pengalaman menenangkan gadis kecil, mencoba menghampiri dengan niat baik.

"Ada apa?" Laki-laki berambut putih itu menarik senyum tulusnya, berlutut berusaha menyamakan tingginya dengan sang gadis. Tangannya memegang lengan gadis itu, berusaha terlihat menarik agar gadis itu berhenti menangis.

BAD ROMANCE [KakaIru]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang