Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

BAD ROMANCE 17. (SAKIT)

405 28 3
                                        

Cerita pendek dengan nama karakter di anime Naruto.

Harap Enjoy

°
°
°

----

"Bagaimana kau bisa jadi bodoh seperti ini!" Ibunya melempar salah satu hasil ujian yang dibawa oleh Kakashi.

"Dasar bodoh!!"

PLAK!

Kakashi yang duduk berlutut di tampar keras oleh ibunya. Kecewa karna anaknya tiba-tiba menjadi bodoh.

"Ini apa?! Ini bukan nilai!" Ibunya menunjuk-nunjuk kertas yang dipegang oleh jarinya dengan kasar.

"Aku hanya memintamu untuk belajar bodoh!!! Aku tidak memintamu bekerja!"

Kakashi tidak berkutik sekalipun, ia tak pernah punya keberanian untuk melawan ibunya. Bagaimanapun, ibu adalah ibunya.

"Sejak kapan.. kau jadi sebodoh ini! Bagaimana kau bisa bersaing jika nilaimu segini?! Apakah aku harus lebih keras padamu Kakashi?!" Mata ibunya melotot melihat Kakashi yang masih terduduk berlutut.

"Kau benar-benar mengecewakan ku!" Wanita itu menjambak rambut Kakashi. Mendekatkan wajahnya dan wajah Kakashi. Sungguh, ia sangat-sangat merasa kecewa.

Bagaimana anaknya bisa jadi seperti ini? Bagaimana bisa ia sebodoh ini? Urutan 9?? Apakah ia tak cukup keras pada Kakashi?! Apakah ia harus lebih keras lagi?!

"Aku tak pernah menerima urutan ke-9. Bahkan tidak pada urutan ke-2 atau ke-3. Aku hanya menerima urutan pertama." Ucapannya dingin, di hadapan Kakashi.

Kakashi tak menutup matanya. Melihat dengan baik raut wajah ibunya saat marah. .

"Kau lebih baik mati daripada tidak mendapatkan urutan pertama" ia lantas menjauhkan wajahnya dengan melempar jambakan tangannya dari kepala Kakashi.

"Aku akan memantaumu. Satu jam saja kau tidak belajar setelah ini, kau akan terima akibatnya." Sambil berdiri, ia mengatakan kalimat sarkasnya itu pada Kakashi.

Ia lalu melirik kebawah sebentar, menatap Kakashi dengan lirikan kecewa. Sebentar saja, lalu membalikkan badannya ingin melangkah meninggalkan sang anak yang tengah terpuruk.

Kakashi yang menunduk dengan posisi berlutut, menyadari ternyata berlena-lena itu tidak baik. Ia sedikit terlena pada hubungan remajanya di sekolah. Dan melupakan belajar hampir tiap jam yang biasanya ia lakukan.

Ingin sekali ia rasanya mengatakan "maaf" pada ibunya. Tapi mulutnya sama sekali tidak bisa terbuka.

Lebih baik mati? Pikirnya meracau.

----

Ya...kau benar, haha. Aku memang lebih baik mati.

----

Ia terus-terusan menuduk, memikirkan semua perkataan ibunya.

Sial... Aku lelah.

----

Setelah peristiwa tersebut, ia benar-benar belajar setiap jam. Bahkan melupakan makanan yang seharusnya ia makan.

Jujur saja, ia sebenarnya lelah dengan rutinitas nya seperti ini. Belajar disepanjang hari saja sudah lelah, apalagi harus ditambah belajar sepanjang malam. Karna hal itulah, tak jarang ia hanya tidur 2-3 jam saja. Tak mendapatkan tidur yang cukup karna harus pergi ke sekolah.

"Ah.. otakku lelah" ia menyandarkan tubuhnya ke sandaran kursi belajarnya. Meletakkan pulpen yang ia pegang ke atas bibirnya.

"Iruka..." Ia menatap langit-langit kamarnya, pikirannya merayau memikirkan moment-moment hidupnya saat bersama Iruka.

BAD ROMANCE [KakaIru]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang