Cerita pendek dengan nama karakter di anime Naruto.
Harap Enjoy
°
°
°
----
Guy duduk disamping kasur Iruka, melihat Iruka yang menyuap bubur ayam yang ia bawa. Entah kenapa, Iruka bilang ia ingin makan bubur ayam bukan sayur hambar.
"Guy-san mau?" Kata Iruka menawari sesendok bubur ayam ke Guy dengan tatapan bingung. Sebenarnya Iruka merasa heran, kenapa Guy melihat ia makan bubur sampai segitunya, apa Guy ingin bubur yang ia makan?
"A-ah, tidak-tidak. Iruka makan aja. Aku melihatmu makan karna aku ingin" katanya menolak dengan alasan aneh.
"Melihatku?"
"Melihatmu." Jawab Guy cepat.
"Eh..."
"Btw, gimana rasanya? Enak?" Tanya Guy sambil melirik ke arah mangkok.
"Buburnya? Em... Biasa aja kupikir" jawab Iruka ragu-ragu. Dia sebenarnya merasa bubur itu tak cocok dengan seleranya, istilahnya tak enak dilidah. Tapi Iruka ini orang yang tidak enakan, jadi dia tidak akan mengatakan yang sebenarnya.
"Eh..." Reaksi Guy dengan nada lesu dan sedikit terkekeh.
"A-ah, apa ada yang salah? Keasinan gitu? Atau terlalu hambar?" Setelah melesu, Guy menyambung pertanyaannya dengan pertanyaan lainnya. Seolah-olah dengan nada yang sunggguh.
"Keasinan? Tidak juga aku rasa. Buburya enak, seperti bubur ayam biasanya. Memangnya kenapa Guy-san?" Jelas Iruka diakhiri pertanyaan.
"Hehe, waktu Iruka bilang pengen makan buburnya, aku ga beli.. aku buat."
"Gu-guy-san yang buat?? Woahh"
"Haha begitulah, soalnya aku... Ga pernah beli bubur ayam.." Guy menggosok lehernya agak tersipu. Pasalnya tak bisa ia bayang ada seseorang yang akan mengatakan kalimat memalukannya itu. Apalagi orang itu adalah dirinya.
Iruka merasa terkesima, ia bilang ia ingin bubur ayam dan Guy langsung membuatkannya. Sungguh, Iruka merasa sangat diperhatikan. Ia tersenyum tipis menunduk melihat bubur yang berada di meja kecil didepannya.
Seandainya yang memasakkan bubur itu adalah Kakashi...
Sejenak pikirannya beralih pada Kakashi. Ia lalu segera menghapus pikiran itu dan bergegas berterimakasih pada Guy yang susah-susah membuatkannya makanan.
"Terimakasih atas makannya, Guy-san" Ucap Iruka dengan senyum ceria.
"Eh.. ti-tidak perlu berterimakasih.."
---
"Iruka-san, meski sudah 3 hari berada disini, aku rasa kau masih belum sepenuhnya pulih." Sakura menatap kebawah, melihat Iruka dibalik catatan yang sedang ia tulis.
Iruka yang mendengar itu sedikit cemberut. Pasalnya, dia sedih karna kondisinya belum pulih dalam waktu yang cukup lama seperti itu. Apalagi, Kakashi tak ada disampingnya.
Entah mengapa, rasanya ia butuh Kakashi.
"Maaf, Iruka-san." Sela Sakura merasa tak enak. Dibenak Sakura, sebenarnya ia merasa sedikit yakin, kalau Iruka sedang memikirkan Kakashi.
"A-ah, iyak-iyak. Ini bukan salahmu, Sakura-san"
----
"Iruka.. ada yang ingin kutanyakan" Guy memulai pembicaraan saat Iruka hendak memeriksa ponselnya. Seketika, Iruka langsung melirik ke arah Guy dengan penasaran.
"Hm?" Dehem Iruka sambil menurunkan ponselnya.
"Apa kau....masih sakit?" Tanya Guy sedikit pelan.
Iruka terpama dengan pertanyaan Guy, membuatnya berpikir bahwa ia merepotkan Guy yang selama ini merawatnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD ROMANCE [KakaIru]
Teen Fiction!! END !! [Lanjutan s2 disebelahnya book ini, KakaYama] Sampai akhir, aku tau kamu yang paling sempurna. --- Seluruh karakter milik Masashi Kishimoto. Cerita pendek dengan latar belakang Anime Naruto atau dunia random. Harap Enjoy
![BAD ROMANCE [KakaIru]](https://img.wattpad.com/cover/297670405-64-k939885.jpg)