Part 15

458 28 0
                                        

SORRY BANGETTTTTTTTT T_T

Kakak gw kemarin masuk Rs,gasempet buat up T_T

Hari ini up 2 part yeee 

Selamat membaca <3

Votenya juga jangan lupaaa (D






******

Dua hari berlalu. Karina dan Jeno serta yang lain menjalani kehidupannya dengan hikmat.

Hari ini Jaehyun berangkat ke China untuk menyelesaikan bisnisnya yang sedang ada problem disana. Jaehyun sudah menitipkan Karina kepada Haechan dengan banyak nasehat nasehat hingga Haechan sendiri yang mendengarkan malas.

Sore ini Haechan menerima sebuah undangan dari Donghae yang dimana disurat itu bertuliskan sebuah undangan makan malam disore hari.

"Dinner tapi jam 3 sore?"tanya Haechan lirih setelah membaca surat itu. "Gapapa deh yang penting Karina dapet restu papah mertua"lanjutnya.

Selanjutnya Haechan berlari menuju kamar Karina sambil membawa undangan itu. Ia tampak bahagia sekali seperti anak kecil yang mendapatkan mainan.

"ADEKK CANTIKKK!!!"teriak Haechan sambil membuka pintu adiknya.

Terlihat Karina sedang berada di depan laptop untuk mengerjakan tugas kuliahnya. Karina yang mendengar perusuh datang itu pun menengok kearah Haechan.

"Apa?"tanya Karina ketus sambil mengambil buku yang ada dibawah meja.

"Judes amat dek"ucap Haechan sambil berjalan kedalam kamar Karina.

"Gausah basa basi, ada apa?"tanya Karina dengan ekspresi tak suka.

"Ni"ucap Haechan sambil menyerahkan surat undangan ke Karina.

Setelah menerimanya Karina membaca surat itu dan menengok kea rah Haechan dengan tatapan penuh selidik.

"Apa?"tanya Haechan bingung setelah ditatap Karina.

"Ni lo yang ngerencanain kan?Ngaku LO!"tanya Karina sambil memukul mejanya.

"Apasih. Gue juga baru baca tadi. Ngga ada ya gue minta diundang gitu"jawab Haechan sambil memajukan bibirnya.

Sebelum Karina membalas Haechan, ia merasa ada pesan masuk diponsel. Segera Karina mengambil ponselnya dan membaca isi pesan itu.


From : nomor tak dikenal

Selamat sore Karina. Dady sudah kirim surat ya kerumah kamu. Jangan sampai ga dateng ya sayang.


Ketika membaca pesan itu, Karina langsung tau siapa yang yang mengirim. Selesai membacanya Karina langsung menengok ke Haechan dan Haechan yang penasaran pun langsung merebut ponsel Karina, lalu membacanya.

"Nah kan, dibilangin bukan gue yang ngada ngada"seru Haechan kegirangan.

"Dia dapet nomor gue dari mana?"tanya Karina.

"Gue yang ngasih"jawab Haechan enteng sambil menaruh kembali ponsel Karina di meja.

"Nyebarin nomor orang ada pasalnya kagak?"tanya Karina sebal dan di balas Haechan hanya dengan gelengan dan senyumnya.

"Besok undanganya, lo harus dateng dan lo milih baju lo sendiri apa gue beliin lagi?"tanya Haechan sambil duduk disamping Karina.

Karina yang ingat dengan perkataan Jeno yang tidak suka jika Karina memakai baju terbuka itu pun seketika berpikir dan tersenyum.

DESTINY By Nana JaeminCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang