Beberapa tahun kemudian....
Benar saja apa yang diucapkan Donghae lee ini, sekarang dirinya tengah sibuk melayani pembeli yang semakin hari semakin ramai.
"Kenapa ga selesai selesai nih orang dateng"keluh Donghae sambil memasukan isian ayam kedalam adonan bakpao.
"Salah sendiri inisiatif buka kedai bakpo gaada karyawan"sahut Jeno yang sedang kesal sedari tadi menguleni adonan tepung tak kunjung selesai.
"NGELUHHHH MULUHHHH!!!!!"teriak Donghae frustasi.
"LOO YANG NGELUHHH TUAAA!!!"balas Jeno tak kalah kerasnya sambil membanting adonan dengan tenaga dalam.
BRAKKK!!
"Capek guee capekkk!!!"ucap Jeno frustasi.
"Jenn, awas jenn! Ntar bakpo dady gaenak gaada yang beli"ucap Donghae sambil nyengir.
*
Seperti yang kalian ketahui sekarang hidup Jeno dan Dadynya sangatlah sederhana, dengan kedai yang terus ramai karena karyawan yang super duper ganteng. Duda hot dan berondong hot, behhhh siapa yang gamau borong.
TAPI! Dibalik kesederhanaan itu, mereka hidup dengan sangat bahagia. Benar! Karina kembali sembuh, dengan seluruh uang hasil jual perusahaan Donghae dan kini Karina sedang merintis usaha modelingnya. Berkat Jeno dan Donghae badan Karina kembali cantik seperti sedia kala.
"Dadyy"panggil Karina sambil berjalan masuk kedalam dapur kedai.
"Ehhh cantikknya dady"sahut Donghae ketika melihat Karina masuk.
"IHHHHHH! Cantiknya Jeno kali Dad!"peringat Jeno tak terima. "Kok udah pulang sayang?"tanya Jeno.
"Hueekkkk, Sayang sayang!"sindir Donghae yang terus mengadon isian ayam.
"Hahahahaa"gelak Karina melihat calon mertuanya ini selalu saja menyidir Jeno. "Iyaa nihh, Cuma sedikit produk yang harus aku promosiin"jawab Karina.
"Emm, Syukur dehh semoga dikit teruss"ucap Jeno enteng.
"EHHH ENAKKK AJAA DIKIT TEROSS! TERUS KITA KAPAN SUKSESSNYA INI!"teriak Haechan dari belakang Karina sambil mengelap tangannya di celemek.
"Lah, kita udah sesukses ini kurang terima bang?"tanya Jeno bingung.
"Gausah sok terima gitu Jen, gue denger denger dari pagi sampek siang lu ngeluh mulu di dapur!"jawab Haechan dengan tatapan sinis.
"Hehe"cengir Jeno setuju dengan ucapan Haechan.
"Kalian ini, bersyukur dong udah diterima kerja di sini"ucap Donghae.
"Gue sih mending ga kerja sekalian ya"runtuk Haechan.
"Lohhh, Kedai Dady sukses lohh, dady yang masak bakponya, Jeno yang ngadon tepungnya dan kamu yang nganter ke pelanggan Haechan!"ucap Donghae bangga dengan kekompakkan keluarganya.
"Mana ada! Haechan capekk dad. Masa tiap nganterin yang ditanyain pelanggan 'mana duda Donghae? Mana siberondong Jeno?'" keluh Haechan sambil menye menyee.
"HAHAHAHA!! Muka lo sejelek itu ya bang?"tanya Karina dengan tawa yang menggelegar.
Donghae yang mendengarnya hanya menggaruk kepala, pasalnya alasan ia dan Jeno berada didapur karna jika dirinya atau Jeno yang menjadi waiters maka pelanggan akan selalu menggoda mereka. Alhasil Haechanlah yang menjadi tumbal didepan.
"Ahh tauk ahh"ucap Haechan sambil berjongkok di depan kompor.
"Ululuu pudu ngambekk"ucap Karina sambil menahan tawanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
DESTINY By Nana Jaemin
Romance18+ Please bijak ya!!! Entah bisa disebut takdir atau tidak namun pada akhirnya dia kembali. *** Setelah itu ternyata tidak bisa kembali seperti semula, Semua Hening.... Semua Hilang..... Start : 10 Mar 2022 End : 14 Mar 2024 #7 in Menulis (11/05/2...
