Haii
Jangan Lupa Vote yaa!!
Biar semangat nih Nanas kalau nuliss <3
****
Jeno sedikit terkejut dengan kejadian ini, namun ia tak ingin menyia nyiakan kesempatan. Dengan ragu ia mulai memajukan wajahnya dan mengamati setiap senti wajah seorang perempuan dihadapannya. Saat tangan Jeno ingin menyetuh pipi Karina seketika itu juga Karina sadar apa yang terjadi.
"Oh maaf"ucap Karina setelah menjauhkan wajahnya dari Jeno dan Jeno yang tertolak itu pun hanya mengangguk lalu memposisikan dirinya sama seperti semula.
'ditolak nih ceritanya gue?'batin Jeno.
Bukan hanya Karina yang perasaanya ruwet amburadul ternyata Jeno hatinya pun juga gaduh dengan kejadian itu tadi. Dimana sedikit saja ia memajukan wajahnya,Jeno akan dapat merasakan bibis manis Karina itu. Namun sayang Karina lebih dulu sadar.
"Em ta-tadi lo tanya apa Jen?"tanya Karina yang sedikit gugup sambil terus membenarkan rambutnya yang tak berantakan.
Jeno yang tau Karina gugup dan malu itupun memilih tak melanjutnya pertanyaannya. "Lupain aja"ucapnya dan diangguki Karina.
Sekitar 5 menit mereka hanya diam sambil merasakan segarnya angin malam yang menerpa kulit mereka. Dirasa angin terlalu kuat Jeno melepaskan Jass miliknya.
"Ni pakai"ucap Jeno sambil menyerahkan jasnya ke Karina.
"Buat apa?"tanya Karina bingung sambil menoleh ke Jeno.
"Anginnya bahaya bisa buat lo sakit besok"jawab Jeno sambil menyerahkan Jasnya lagi.
"Gausah, gue gapapa kok"tolak Karina sambil mendorong kembali jas Jeno.
"Ditolak lagi ni gue?"tanya Jeno lirih sambil menunduk dan mengangguk.
"Hah?"tanya Karina yang bingung dengan pertanyaan Jeno dari tadi.
"Pakai"ucap Jeno sambil meletakan jasnya didepan Karina. Jika Karina menolaknya lagi ia akan meninggalkan jas puluhan juta ditaman itu tapi untungnya Karina mengambilnya.
"Makasih ya"ucap Karina sambil memakai jas milik Jeno itu.
"Masih mau berapa lama disini?"tanya Jeno sambil menyilangkan tanganya didepan dada. Jujur saja ia merasa dingin setelah melepas jas dan ia berpikir bagaimana Karina bisa tahan dengan baju terbuka seperti itu.
"Sebentar lagi"jawab Karina sambil menghirup udara Panjang lalu membuangnya. "Lo kalau mau kedalam duluan aja"lanjutnya.
"Nanti aja. Lain kali gausah pakai baju kaya gitu"ucap Jeno masih dengan posisi sama dengan tatapan mata yang serius.
"Kenapa?"tanya Karina menoleh kearah Jeno dan ia melihat mata Jeno yang mengerikan itu lagi.
"Gasuka aja gue"jawab Jeno sambil menoleh kearah Karina yang memuat Karina langsung mengalihkan pandanganya.
"Lah suka suka gue lah, ngapain lo ngatur"balas Karina sambil melirik Jeno tak suka lalu membalikan badan berjalan menuju kedalam hotel. "Mau kedalam gue"lanjutnya.
Jeno yang melihat Karina ngambek itupun sedikit terkekeh namun tak terlihat karna Karina fokus berjalan tanpa melihat kebelakang "Ikut"ucap Jeno lalu mengekor Karina.
KAMU SEDANG MEMBACA
DESTINY By Nana Jaemin
Romance18+ Please bijak ya!!! Entah bisa disebut takdir atau tidak namun pada akhirnya dia kembali. *** Setelah itu ternyata tidak bisa kembali seperti semula, Semua Hening.... Semua Hilang..... Start : 10 Mar 2022 End : 14 Mar 2024 #7 in Menulis (11/05/2...
