Part 17

485 27 6
                                        

SENENG BANGET PART KEMAREN ADA YANG COMMENT :")

KARENA NANAS SENENG JADI UPLOD LAGI DEHH BUAT YANG COMMENT :)

OKE, SELAMAT MEMBACA DAN JANGAN LUPA VOTE <3




****

Setelah buru buru keluar dari kamar setan itu. Karina menuju tempat makan di taman tadi. Setelah sampai ditaman sudah ada dua lelaki tampan yang tersenyum melihatnya datang.

Dengan masih mengatur nafas Karina berjalan menuju Donghae dan Haechan yang tadi baru saja mengobrol.

"Hallo Karina, habis bangunin Jeno ya?"tanya Donghae sambil tersenyum manis pada Karina.

"Eh- e iya om"jawab Karina dengan senyum canggung.

"Kok om sih?"tanya Donghae sambil cemberut.

"Ah iya dady"Karina cengengesan, ia sampai lupa dengan panggilannya ke Donghae.

"Kok lupa gitu si dek"sela Haechan sambil menepuk pundak sebelah kanan Karina.

"Yasudah, sambil nunggu Jeno kita ngeteh dulu yuk"tawar Donghae sambil menarik kursi untuk Karina duduk.

Dengan senang hati Karina duduk dikursi yang telah dipersilahkan Donghae dengan Haechan yang berada disampingnya dan Donghae didepan Haechan.

"Sebentar saya panggilkan pelayan  dulu"ucap Donghae lalu memanggil pelayan tua tadi untuk diperintah.

"Karina, ini dress yang kamu bilang cantik?"tanya Haechan sambil berbisik disamping Karina.

"DIEMM!"bentak Karina lirih namun tegas. Ia sebenarnya masih merasa malu. Tentang kejadian tadi dan juga sekarang ini yang dirinya terlihat hanya menggunakan pakai non formal sekali, seperti mau bermain dengan teman.

"Heh, gue kan udah bilang jangan malu maluin gue"cetus Haechan sambil melirik Karina.

Karina yang masih belum bisa tenang itu hanya memutar matanya malas.

"Eh itu dia Jeno"seru Donghae sambil tersenyum melihat Jeno dengan tampan berjalan menuju mereka dan duduk tepat didepan Karina.

"Bagaimana kabarmu Jeno?"tanya Haechan lembut sambil menatap Jeno.

"Kacau"jawab Jeno singkat sambil menatap Karina yang menunduk.

"Hussh mulutnya"cetus Donghae sambil menyenggol tangan Jeno.

"Gapapa Mr. namanya juga remaja,suasana hati cepet labil"ucap Haechan sambil mengangguk ke Donghae.

"Iya nih, dari Jeno datang, Karina pun hanya menunduk. Apa Karina tidak nyaman jika Jeno disini?"tanya Donghae sambil melihat Karina.

Karina yang merasa ditanyain itu mendongak sedikit kea rah Donghae. Ingin sekali berkata ia pengen pulang, namun dirinya merasa sungkan. "Tidak dady"ucap Karina.

"Apakah kamu menunduk karena anda tidak nyaman dengan baju yang anda gunakan Karina?"tanya Jeno sambil menaikan satu alisnya menggoda Karina. 

'sial Jeno'batin Karina

"Sepertinya iya Karina, apa mau dady pesankan baju yang lebih nyaman?"tanya Donghae perhatian.

"Ahh- tidak dady, kemeja ini sangat nyaman Karina pakai"jawab Karina sambil tersenyum kaku.

"Hmm baiklah"ucap Donghae.

Tak lama acara makan malam mereka pun dimulai. Seperti yang sebelumnya Karina hanya menunduk fokus pada makanan, Jeno yang terus fokus menatap Karina yang menunduk dan Haechan serta Donghae yang makan sambil asik mengobrol tentang bisnis mereka.

DESTINY By Nana JaeminCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang