Part 10

627 27 0
                                        

HAI KARNA MINGGU DEPAN UDAH LEBARAN, JADI AKU UP SEKARANG AJA YA :)

JANGAN LUPA VOTE <3


*************

"JENOOO!!"teriak Renjun yang terlihat sedang berada didapur

"JENOOOOOONGGG!!"teriak Renjun sekali lagi sambil memasukan garam pada sup yang sedang ia buat.

Jeno yang merasa terpanggil langsung bergegas menuju dapur. "Ada apa sih?"tanya Jeno.

"Hape lo noh bunyi dari tadi"jawab Renjun sambil menunjuk kearah ponsel Jeno yang tergeletak dimeja makan. "Lain kali hape tuh di bawa,kalau dipanggil cepet nyaut,lelet banget jadi cowo"omelnya.

"Iya iya ibunda Renjun"seru Jeno sambil berdecak lalu mengambil ponselnya.

Terdapat nama dady Ketika Jeno melihat kearah layer ponselnya. Dahi Jeno seketika berkerut heran karna dady tidak pernah menelfon dirinya beberapa bulan ini. Biasanya jika ingin membahas bisnis dady Jeno akan menggunakan telepon perusahaan bukan dari ponsel.

'tumben inget anaknya'batin Jeno.

"Hallo Dad"sapa Jeno setelah mengangkat telfonya.

"Apa kabar Jen?"tanya Donghae dari sebrang sana.

"Tumben tanya kabar anaknya"jawab Jeno sambil berjalan menuju ruang tv.

"Hahaa maaf ya Jen, dady sibuk banget"ucap Donghae yang membuat Jeno mengendikan bahunya.

"Ada apa dad?"tanya Jeno sambil duduk disofa Panjang depan televisi.

"Oh ini,HC Group ngajak dady dinner gitu terus dady diminta ngajak kamu. Kamu buat ulah apalagi Jen?"jelas Donghae yang baru saja ia mendapat undangan makan malam dari perusahaan Haechan.

'mampus'batin Jeno.

"Cuma Hc group dad?perusahaan lain gaada yang mau dinner juga?"tanya Jeno memastikan.

"Kenapa kamu Jen? Buat masalah apa kamu kok banyak banget keknya"Donghae semakin curiga pada anak semata wayangnya ini.

"Gaada dad, kapan dinnernya?"dari pada ia harus menceritakan kejadian memalukan tadi lebih baik Jeno diam saja.

"Besok, bisa ikut kamu? Biasanya ga mau kalau disuruh ikut acara gini"jawab Donghae.

"Emm bisa. Kosong aja besok jadwal Jeno"bohong Jeno padahal ia harus datang memastikan kakak Karina tidak akan membahas hal memalukan itu atau lebih lagi untuk mengadukan dirinya langsung lewat Donghae.

"Yaudah dady terima berarti ini ya undanganya?"tanya Donghae memastikan bahwa besok ia tidak akan datang sendiri lagi.

"Iya iya, trauma banget ditinggal sendirian hahaha"jawab Jeno sedikit tertawa mengingat masa lalu ketika ia memutuskan untuk pergi dari acara dinner dan meninggalkan Donghae sendrian diacara itu tanpa manager ataupun orang lain mendampinginya.

"Iyalah ntar kamu bosen terus pergi kan ga lucu Jen"seru Donghae yang membuat Jeno tertawa membayangkan betapa ngambeknya dadynya waktu itu. "Apa dady ajak asisten dady aja ya Jen besok sekalian?"tanya Donghae.

"Gausah, besok kan ada Jeno dan gabakalan Jeno tinggal kok"jawab Jeno, lagian mana berani ia meninggalkan calon kakak iparnya. EHH calonnnn.

"Oke deh, besok ya jangan lupa"ucap Donghae.

"Iyaa dad"balas Jeno lalu Donghae mematikan saluran telfonya.

"Mau kemana lo besok?"tanya Renjun yang baru selesai dengan dapurnya.

DESTINY By Nana JaeminCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang