Marriage Decision

567 30 16
                                        

Hi aku muncul lagi dalam cerita acak lainnya yang terinspirasi setelah ngobrol bareng Tita di twt tempo hari, memakan waktu karena 2 hari migrain bolak balik mampir.


So, Happy Reading


''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''


Heechul berusaha duduk setenang mungkin,berlawanan dengan perasaannya yang campur aduk "Kamu harus segera menikah Heenim, berikan mama Cucu. Usiamu sudah sangat cukup untuk itu" terngiang kata-kata orangtuanya yang belakangan semakin sering diucapkan walau sudah berkali-kali juga dia mengatakan tak ingin menikah tapi melihat tatapan sendu dari mata tua itu membuat hatinya luluh juga. Masalah itu semakin rumit karena hatinya telah terpaut kepada yang lain.


Dia menatap gadis yang ada diseberang meja yang tak henti-henti tersenyum. Seseorang yang entah bagaimana mengetahui masalah yang dihadapi dan mengajukan diri untuk menjadi pendamping. Aera bukan orang asing baginya, mereka sudah saling kenal cukup lama dan secara jelas gadis itu menyukai Heechul melebihi hubungan Senior - junior. 

"Aera...ini bukan hubungan pernikahan seperti bayanganmu, kita sudah lama saling kenal dan aku tidak ingin membuatku kecewa"

"Aku tahu semua Oppa, kau hanya butuh seseorang untuk memenuhi harapan Mrs Kim. Aku tak mempermasalahkan yang lainnya Oppa karena kau tahu aku menyukaimu dari dulu"

"Apa yang kau harapkan dengan menikah denganku yang belum tentu berlangsung bertahun-tahun bahkan setelah memiliki anak"

"Kau sudah tahu apa yang akan terjadi begitu  kita menikah Oppa dan aku tak peduli jika Oppa membawa anak itu setelah kita bercerai"

"Apa! kenapa semudah itu kamu mengatakannya"

"Oppa.... sebenarnya aku tidak suka dengan anak-anak jadi dari pada dia nanti hanya membebaniku akan lebih baik kalau dia ikut denganmu, tentu akan membahagiakan Mrs Kim"

Heechul tak percaya dengan apa yang diutarakan gadis itu, selama ini dia menganggap gadis itu seseorang yang lembut, penyayang dan pekerja keras. Untuk mundur sudah tidak mungkin karena sang  mama sudah mengenalnya dan lagi-lagi entah dengan cara apa.

"Kamu yakin akan bisa memberikan anak untukku"

"Kalau perlu kita periksa ke Obgyn saja kalau memang meragukannya. Aku  juga tidak akan membatasi gerakanmu kelak . Hanya...menikah saja denganku, itu cukup bagiku"

"Ya sudahlah... aku harus pergi sekarang, nanti aku hubungi kalau ada perkembangan. Dan ingat! jangan sampai berita ini bocor dulu"

Gadis itu tersenyum menganggukkan kepala tak lagi mengatakan apapun saat Heechul bangkit dan pergi dari sana. Tujuannya satu.... menemui kekasihnya untuk memberitahu berita ini.

~~~~~~

Leeteuk yang baru keluar dari kamar mandi dengan tubuh mulai terasa segar setelah  menyelesaikan jadwal grup dan kembali bersama Heechul ke apartemennya untuk menghabiskan waktu yang terasa semakin berharga sejak dia mengetahui apa yang akan terjadi beberapa bulan kedepan, sesuatu yang sudah berulang kali di isyaratkan Mrs Kim selama hubungan mereka terjalin, walau tak pernah ada kata jelas menentang hubungan mereka tapi dia tidak lagi bisa berbuat apa-apa saat kekasihnya yang mengambil keputusan.

Dia tersenyum melihat lelaki cantik itu sudah menunggu ditempat tidur yang langsung merentangkan tangan saat melihatnya. Dia langsung naik dan masuk keselimut dan memeluk kembali kekasihnya. Aroma yang dihirup dari lekuk leher putih itu sangat menenangkan, meredakan segala gundahnya.

Teukchul ScribbleTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang