Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ok. Sesuai banyaknya draft ya~
Note: seperti biasa.
Saat sedang asik memakan makanannya, (Name) mendengar bunyi bel istirahat. berbunyi.
"Wahh udah istirahat aja... Kita San,"
Sang empu menoleh.
"Terimakasih atas traktirannya." Lanjut mu dengan senyum manis.
Shinsuke membalas senyuman mu dengan senyuman khasnya.
Aduh~ mleyot aku mazz.
"Araa, siapa yang sedang berpacaran disini?"
(Name) dan Shinsuke menoleh kearah orang tersebut.
"Araan...."
"Ahaha maaf, habisnya kalian mesra sekali."
(Name) hanya memandang datar kearah Aran. Sedangkan Shinsuke melanjutkan makan walau telinganya memerah.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Ucuull banget Shinsuke)
.
.
.
.
Dringg
"Waktu sudah habis!"
"Ha'i!"
"Setelah selesai ujian, seluruh kelas 3 boleh libur."
"Ha'i! Sensei!"
.
.
.
.
Satu minggu kemudian~
"Nee Chan!"
"Ada apa, Atsumu?"
"Ikut aku besok ya?!"
"Ke?"
"Ikut aku lihat latih tanding voli."
"Hah?! Tidak tidak tidak! Aku tidak mau!"
"Kenapaaaa!" Atsumu pundung.
"Aku ingin liburan."
"Satu jam sajaa."
"Dengan satu syarat."
"Apa?" Mata Atsumu berbinar-binar.
"Bantu aku belanja bulanan."
"IKUT!" Osamu berteriak dari lantai atas.
"Bersiap siap lah."
.
.
.
Kini (Name), Atsumu dan Osamu berada di Mall, ya... Mereka tak jadi ke supermarket karena (Name) memutuskan untuk healing juga.
Di Mall mereka bertiga menjadi pusat perhatian. Alasannya adalah (Name).
"Hei! Itu (Name) kan?"
"Eh iya! Ayo kita tanda tangan!"
"Ahhh ada (Name) San!"
Semua langsung mengerubuni (Name) sedangkan miya kembar terpental.
"Ahk— kenapa Nee Chan terkenal?"
"Kau tak tau? Dia itu cosplayer dan penulis terkenal!" Ucap salah satu fans (Name).
Osamu hanya duduk sambil mengedarkan pandangan.
Setelah beberapa saat (Name) akhirnya bebas.
.
.
.
Tempat pertama yang mereka kunjungi adalah tempat arkade.
"Wahaha! Nee Chan! Lihat! Aku mendapat 10 poin-"
"32." Dengan watadosnya (Name) menunjuk papan skor didepannya.
"Bagaimana bisa!?"
"Heh.. kau meremehkan ku?" Balas (Name) dengan senyum remeh.
"Nee Chan! Aku mendapat kupon diskon makan di XXXX!"
"Wah! Kamu memang berguna, Osamu!."
Mereka melanjutkan ke kedai makan dan menggunakan kupon yang didapat Osamu.
Setelah perut kenyang mereka pergi ke toko baju. Di sana menurut Atsumu dan (Name) adalah surga dunia.
"Astaga! Nee Chan! Boleh aku beli ini?"
"Nee Chan! Lihat! Ini bagus bukan?"
"Ini cocok tidak, Nee Chan?"
(Name) dan Osamu yang sudah mendapatkan baju yang di mau, menatap Atsumu datar.
"Aku... Seperti seorang Ibu yang mengurus 2 anak."
"Aku ayahnya."
"Tidak, kamu sama merepotkan, jadi kau anaknya."
.
.
.
.
"Hm... Ini watu terlama yang pernah gue habisin di mall." -(Name)
"Kenapa Nee Chan lebih terkenal?! Aku sampai kalah." -Atsumu
"Ternyata fans (Name) Nee lebih brutal..." -Osamu
Tbc-
Sepertinya aku kurang yakin buat ngelanjutin ini deh ༼⁰o⁰;༽ apa saya gantung aja ya endingnya?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Cocok gak ges jadi cover nya? Btw bakal baca ga kalian?
KAMU SEDANG MEMBACA
Temporary Mother || Miya Twins
Fanfiction"Jadi...aku disini hanya untuk mengurus mereka atau bisa dibilang menjadi babu gitu?" (Name) "Ya, itu bahasa kasarnya, ku mohon (Name)" "Si anjir..." (Name) Apakah seorang Miya (Name) sanggup mengurus si Miya Kembar? Ikuti kisah kami!
