Note:
Jepang
Indonesia
Pagi hari telah tiba. (Name) terbangun dari tidur karena mendengar suara gaduh dari ponselnya.
"Jam enam ya..." (Name) langsung bangun dan mandi, lalu saat membuka pintu kamarnya-
Gubrak- (Name) terpeleset sesuatu.
Mendengar suara keras tadi membuat Miya kembar yang berada di sebelahnya langsung menghampiri (Name).
Brak- Pintu kamar Miya kembar didobrak.
"Nee Chan!" Atsumu
"(Name) Nee!" Osamu
"He, maaf membangunkan kalian- eh, siapa yang menaruh pensil di sini?" (Name)
"Atsumu." Osamu
"He! Bukan aku! Tapi kau!" Atsumu
"Bohong!" Osamu
"Sudah, ini masih pagi, oh iya, ayo kita masak bersama?" Tanya (Name) yang dibalas anggukan.
Di dapur, (Name), Atsumu, dan Osamu tengah berpikir ingin memasak apa.
Karena tak mau ambil pusing akhirnya (Name) memilih Tamagoyaki. Atsumu bagian mencuci sayuran, Osamu bagian mengocok telur, dan (Name) bagian memasak.
(Name) melihat Atsumu hampir mencuci sayuran dengan sabun cuci piring pun langsung berteriak.
"Ats-UMU! JANGAN PAKAI SABUN!" Teriak (Name) sambil menghampiri Atsumu.
"A-ah... Lalu gimana caranya?" Maklum, Atsumu memang belum pernah memasak.
(Name) tanpa ba bi bu langsung mengambil sayuran di tangan Atsumu lalu memperagakan cara mencuci sayuran dengan benar. Jarak (Name) dan Atsumu sangat dekat.
Bahkan Atsumu bisa mencium aroma shampoo mu, sedangkan kamu? Menahan nafas karena Atsumu belum mandi.
Osamu yang melihat kalian dekat langsung cemburu.
"Nee San! Ini bumbunya dimana?!" Osamu.
(Name) langsung mengambil garam lalu diberikan kepada Osamu.
"Hanya sedikit oke?"
"Oke."
Disaat semua orang sedang sibuk dengan tugas masing masing, (Name) melihat jam.
"Atsumu, sebaiknya kamu persiapan terlebih dahulu, nanti telat."
"Oke."
Osamu yang melihat celah langsung mengambil rencananya. 'Cafer kepada (Name)'.
"(Name) Nee , bagaimana memotongnya?"
"Sini."
(Name) mencontohkan cara memotong sayuran sayuran kepada Osamu. Bukannya memperhatikan potongan sayuran, Osamu malah memperhatikan lekuk wajahmu.
"Ini lanjutkan... Osamu?"
"Ah? Oh! I-iya"
(Name) agak curiga dengan Miya kembar ini, kenapa tadi Atsumu gak ribut dan kenapa Osamu jadi kaya... Manja? Idk.
Di mobil, (Name) sibuk dengan parfumnya dan bedaknya sambil menunggu adek sepupunya tersayang.
"(Name) Nee!!"
"Nee Chan!!!!"
"Open the dor, beach!"
"Heh! Siapa yang ngajarin?"
"Osamu."
"Fitnah!"
"Emang bener!"
"Gak!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Temporary Mother || Miya Twins
Fanfiction"Jadi...aku disini hanya untuk mengurus mereka atau bisa dibilang menjadi babu gitu?" (Name) "Ya, itu bahasa kasarnya, ku mohon (Name)" "Si anjir..." (Name) Apakah seorang Miya (Name) sanggup mengurus si Miya Kembar? Ikuti kisah kami!
